Sosok Muhammad Suryo Bos Rokok HS Magelang yang Mangkir Dipanggil KPK, Ini Kasus yang Menjeratnya
Saat masih berduka kehilangan istri karena kecelakaan, bos rokok HS dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
KPK saat ini tidak hanya mengusut kasus dugaan suap terkait importasi.
Dalam pengembangan perkara, penyidik turut mendalami dugaan korupsi pengurusan cukai.
Hal itu digenjot setelah KPK menyita uang tunai senilai Rp5,19 miliar dalam lima koper dari sebuah rumah aman (safehouse) di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, pada 27 Februari 2026 lalu.
Guna mengusut tuntas aliran dana dan mekanisme pengurusan cukai tersebut, KPK juga telah memanggil dan memeriksa sejumlah pengusaha rokok di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Sehari sebelum memanggil Suryo, penyidik KPK telah lebih dulu memeriksa pengusaha rokok asal Pasuruan Martinus Suparman, pemilik PT Rizqy Megatama Sentosa (RMS) Rokhmawan, serta pengusaha rokok asal Kudus yang juga pemegang merek Conrad dan Millions.
Modus Manipulasi Pita Cukai
Berdasarkan hasil penyidikan sementara, KPK menemukan dugaan kecurangan dalam pembayaran cukai rokok.
Modus yang digunakan adalah membeli pita cukai dengan tarif rendah yang seharusnya diperuntukkan bagi industri rokok rumahan manual, kemudian pita tersebut digunakan pada rokok produksi mesin yang seharusnya dikenakan tarif lebih tinggi.
Selain manipulasi pita cukai, penyidik juga menemukan dugaan konspirasi yang lebih luas terkait pengaturan jalur impor barang.
Siapa Muhamamd Suryo?
Muhammad Suryo dikenal sebagai pengusaha yang membangun bisnisnya dari bawah. Ia merupakan pria kelahiran Lampung Timur.
Saat ini, Suryo menjabat sebagai CEO Surya Group Holding Company sekaligus pendiri merek rokok HS.
Masa kecil hingga SMA ia habiskan di Lampung, sebelum keluarganya pindah ke Bengkulu.
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di UPN Veteran Yogyakarta dengan mengambil jurusan Agribisnis.
Perjalanan bisnisnya dimulai dari usaha kecil. Saat masih tinggal di Yogyakarta, ia pernah menjalankan usaha depot air isi ulang.
Seiring waktu, Suryo mengembangkan usahanya ke berbagai sektor, mulai dari konstruksi, migas, hingga properti. Puncaknya, ia merintis industri rokok melalui merek HS.
Pada 2024, ia mendirikan pabrik rokok HS di Muntilan, Magelang, yang awalnya hanya mempekerjakan sekitar 30 pekerja linting.
| 3 Kloter Jemaah Calon Haji Asal Blora Berangkat 6 Mei 2026, Berikut Persiapannya |
|
|---|
| Teror Bom Molotov di Rumah Kades Hoho, Mobil Civic Hangus Terbakar: Pasti Ada Dalangnya |
|
|---|
| Akses Wisata Dieng-Menjer Kini Makin Mudah, Jalan Jengkol-Tlogo Wonosobo Resmi Dibuka |
|
|---|
| Antusiasme Tinggi, PADI Jateng Bakal Dimasukkan dalam Kalender Event Pariwisata |
|
|---|
| Kompak! 330 Bikers Vario Solo Mengikuti Sunmori & Vario Night Ride |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260404-ROKOK-HS_MUHAMMAD-SURYO.jpg)