Berita Nasional
3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi, Tawarkan Program Haji Tanpa Antre
Tiga WNI ditangkap aparat Kepolisian Arab Saudi karena diduga terlibat praktik penipuan haji ilegal.
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
Terpisah, Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan, pihaknya akan berkolaborasi dengan Kemenhaj serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Arab Saudi guna memastikan proses hukum berjalan serta hak-hak WNI tetap terpenuhi.
“Bagaimanapun, WNI yang berhadapan dengan hukum di negara lain, kewajiban negara adalah memberikan bantuan hukum," ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo.
Selain memberikan pendampingan, Polri juga akan memperkuat kerja sama dengan otoritas Arab Saudi untuk mencegah kasus serupa terulang, baik melalui pertukaran informasi maupun koordinasi penegakan hukum.
"Sekali lagi penegakan hukum harus dilakukan agar memberikan efek jera, tidak terulang kembali pada tahun-tahun berikutnya," tegas Komjen Pol Dedi.
Baca juga: Dokter Gadungan Ini Ternyata Eks Finalis Putri Indonesia, Buka Praktik Ilegal Sejak 2019
Kronologi Penangkapan
Diberitakan sebelumnya, aparat keamanan Arab Saudi menangkap tiga WNI di Makkah, Arab Saudi pada Selasa (28/4/2026).
Ketiganya ditangkap aparat keamanan Arab Saudi karena diduga menawarkan haji ilegal melalui iklan di media sosial.
"KJRI Jeddah telah menerima informasi mengenai penangkapan tiga orang yang diduga WNI oleh aparat keamanan Arab Saudi di kota Mekkah,” kata Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Heni Hamidah, Kamis (30/4/2026).
Heni menjelaskan, dua dari tiga WNI yang ditangkap aparat keamanan Arab Saudi mengenakan atribut petugas haji.
"Dua dari tiga orang tersebut dilaporkan menggunakan atribut petugas haji Indonesia saat penangkapan," ungkap Heni.
Dia menjelaskan, ketiganya diduga terlibat dalam praktik penipuan dan penggelapan terkait layanan haji ilegal.
Beberapa penipuan tersebut diduga dilakukan melalui penyebaran iklan layanan haji palsu di media sosial.
Selain itu, sejumlah barang bukti diamankan oleh aparat keamanan Arab Saudi seperti uang, perangkat komputer, serta kartu haji yang diduga palsu.
Saat ini, Konsulat Jenderal RI Jeddah melakukan verifikasi identitas para pelaku serta berkoordinasi dengan otoritas setempat guna mengawal proses hukum selanjutnya sesuai ketentuan yang berlaku.
"KJRI Jeddah telah menerima informasi mengenai penangkapan tiga orang yang diduga WNI oleh aparat keamanan Arab Saudi di kota Mekkah," ujar Heni.
Baca juga: 15 Menit Sebelum Pasar Kanjengan Semarang Terbakar, Anton Dengar Suara Letupan di Ujung Utara
| Permintaan Maaf Lengkap Menteri PPPA Arifatul Fauzi Soal Gerbong Perempuan |
|
|---|
| BREAKING NEWS, Penahanan Fadia Arafiq Diperpanjang Lagi |
|
|---|
| Ashraff Abu Suami Fadia Arafiq Diperiksa KPK, Masih Menyoal Korupsi di Pekalongan? |
|
|---|
| Kisah Endang 10 Jam Bertahan di Antara Tumpukan Penumpang dalam Gerbong Hancur |
|
|---|
| Pengakuan Sopir Taksi Hijau Sebelum Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Kabah-di-Makkah-Arab-Saudi.jpg)