Rabu, 20 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Gempa Jepang Berkekuatan M7,6, JMA Peringatkan Tsunami 3 Meter

Potensi tsunami diperkirakan mencapai hingga tiga meter di sejumlah wilayah pesisir... gempa Jepang terjadi sekitar pukul 23.15 waktu setempa

Tayang:
Penulis: Puspita Dewi | Editor: galih permadi
tribuntoraja
Terjadi gempa bumi di wilayah barat daya Jepang berkekuatan 7,1 M pada Kamis (8/8/2024) pukul 14.43 waktu Jepang. 

 

Gempa Jepang Berkekuatan M7,6, JMA Peringatkan Tsunami 3 Meter

TRIBUNJATENG.COM- Gempa bumi dengan magnitudo 7,6 menggoyang kawasan timur laut Jepang pada Senin (8/12/2025) malam dan langsung memicu peringatan tsunami berskala besar.

 

Otoritas setempat menginstruksikan penduduk di daerah pesisir untuk meninggalkan rumah mereka dan menuju titik evakuasi.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) menyebutkan guncangan terjadi sekitar pukul 23.15 waktu setempat, berpusat di perairan dekat Prefektur

Aomori dengan kedalaman sekitar 50 kilometer. Potensi tsunami diperkirakan mencapai hingga tiga meter di sejumlah wilayah pesisir.

Peringatan tsunami disampaikan untuk Hokkaido, Aomori, dan Iwate. Menjelang tengah malam, gelombang setinggi sekitar 40 sentimeter telah terdeteksi di Pelabuhan Mutsu Ogawara, Aomori, serta Pelabuhan Urakawa di Hokkaido.

Sebagai langkah pencegahan, East Japan Railway menghentikan sejumlah layanan kereta di wilayah terdampak. Area tersebut merupakan kawasan yang sama yang pernah mengalami bencana besar pada 2011, ketika gempa Magnitudo 9,0 memicu tsunami dahsyat.

Jepang merupakan salah satu negara dengan aktivitas kegempaan tertinggi di dunia.

 

 Letaknya di sepanjang Ring of Fire membuat negeri tersebut menyumbang sekitar 20 persen gempa berkekuatan M6,0 atau lebih besar secara global.

Pertemuan lempeng tektonik yang aktif di kawasan ini memicu gempa dan aktivitas vulkanik hampir setiap hari.

Pengalaman panjang Jepang menghadapi bencana alam, termasuk tragedi Tohoku 2011, membuat negara ini mengembangkan sistem peringatan dini gempa dan tsunami yang sangat maju, bertujuan meminimalkan korban saat guncangan besar kembali terjadi.


(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved