Sabtu, 13 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pekalongan

Bakti Sosial Lintas Agama, Aaf Tegaskan Pekalongan Kota Toleran

Bakti sosial lintas agama di Ballroom Hotel Dafam menjadi bukti nyata Pekalongan adalah kota yang menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan.

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/PEMKOT PEKALONGAN
BAKTI SOSIAL - Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan dalam bakti sosial lintas agama yang digelar di Ballroom Hotel Dafam Pekalongan, Rabu (11/2/2026). Aaf berharap, kegiatan sosial lintas agama dapat terus berlanjut dan mampu memperkuat citra Pekalongan sebagai kota toleran, bahkan masuk lima besar kota paling toleran di Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Kepedulian sosial yang melibatkan berbagai unsur lintas agama kembali terlihat di Kota Pekalongan.

Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid menegaskan, bakti sosial lintas agama yang digelar di Ballroom Hotel Dafam menjadi bukti nyata bahwa Pekalongan adalah kota yang menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Yayasan Tarbiyatuddunya Wal-Akhiroh dan Hotel Dafam Pekalongan dalam rangka tasyakuran anniversary ke-14 hotel tersebut.

Wali Kota yang akrab disapa Aaf menyampaikan apresiasinya atas kepedulian sosial yang dinilai benar-benar menyentuh masyarakat yang selama ini kurang mendapat perhatian.

Baca juga: Pekalongan Balloon Festival 2026 Siap Digelar Kembali, Tradisi Terjaga dan Penerbangan Lebih Aman

"Saya mewakili Pemkot Pekalongan sangat mengapresiasi apa yang dilakukan yayasan bersama Hotel Dafam."

"Ini bukan hanya seremonial, tetapi benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan," ujar Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan, Rabu (11/2/2026).

Menurutnya, penerima manfaat bakti sosial ini sangat beragam. Mulai dari anak yatim, penggali kubur, pembersih makam, majelis taklim, hingga para marbot rumah ibadah.

Menariknya, bantuan juga diberikan kepada marbot lintas agama, termasuk yang bertugas di gereja dan klenteng.

"Marbot bukan hanya di masjid dan musala, tetapi juga di gereja dan klenteng."

"Ini yang menurut saya sangat istimewa dan menunjukkan semangat kebersamaan tanpa sekat," katanya.

Aaf menambahkan, toleransi di Kota Pekalongan telah tumbuh secara alami dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Warga dinilai terbiasa hidup berdampingan dalam keberagaman suku, agama, dan ras.

"Kerukunan umat beragama di Kota Pekalongan, sudah sangat baik."

"Masyarakatnya menerima siapa saja selama saling menghormati. Ini yang harus terus dijaga bersama," tegasnya.

Baca juga: Hadapi Rob dan Cuaca Ekstrem, Pemkot Pekalongan Restorasi Mangrove Park

Dia berharap, kegiatan sosial lintas iman semacam ini terus berlanjut dan mampu memperkuat citra Pekalongan sebagai kota toleran, bahkan masuk lima besar kota paling toleran di Jawa Tengah.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved