UIN SAIZU Purwokerto
Ribuan Guru Dikukuhkan, PPG Daljab FTIK UIN Saizu Cetak Tenaga Profesional
Ribuan Guru Resmi Dikukuhkan, PPG Daljab Transformasi Batch 1 LPTK FTIK UIN Saizu Purwokerto Cetak Tenaga Profesional
TRIBUNJATENG.COM Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto melakukan Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Guru Profesional Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) Transformasi Batch 1 Tahun 2025.
Acara tersebut berlangsung di Meeting Room K.H. A. Wahid Hasyim, FTIK UIN Saizu Purwokerto, pada Selasa, 16 September 2025, mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB. Kegiatan pengukuhan dihadiri langsung Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan, jajaran Wakil Rektor, Dekan FTIK bersama jajarannya.
Hadir pula para dosen, tenaga kependidikan, serta undangan penting dari berbagai instansi. Turut menyaksikan perwakilan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Cilacap, Banjarnegara, Purbalingga, Wonosobo, dan Kebumen, serta Kepala Dinas Pendidikan Banjarnegara.
Acara juga diikuti secara hybrid, dengan menghadirkan 57 peserta perwakilan secara langsung, sementara ribuan lainnya mengikuti melalui Zoom Meeting karena keterbatasan jarak dan domisili di berbagai provinsi.
Dalam sambutannya, Dekan FTIK UIN Saizu Purwokerto, Prof. Fauzi menyampaikan laporan perjalanan PPG Daljab Transformasi Batch 1 Tahun 2025 yang telah berlangsung sejak 10 Maret 2025. Program ini dilanjutkan dengan Uji Kinerja (Ukin) pada 23–30 April 2025, serta penetapan kelulusan oleh Panitia Nasional pada 14 Juli 2025.
Dari total 1.187 mahasiswa, sebanyak 1.177 peserta resmi dikukuhkan sebagai guru profesional, sementara 3 peserta berhalangan karena menunaikan ibadah haji dan 7 peserta lainnya masih harus mengikuti retaker pada batch berikutnya.
Adapun peserta berasal dari berbagai bidang studi, meliputi: Akidah Akhlak (97), Bahasa Arab (99), Fikih (100), Guru Kelas MI (200), Guru RA (197), Pendidikan Agama Islam (268), Al-Qur’an Hadis (98), dan Sejarah Kebudayaan Islam (99).
Dari sisi pembiayaan, 156 peserta berasal dari skema APBD Kabupaten Kebumen dan seluruhnya dinyatakan lulus, sementara 1.032 peserta dibiayai oleh APBN dari 33 provinsi di Indonesia, mulai dari Aceh, Bali, DKI Jakarta, hingga Papua Barat.
Lebih lanjut, capaian akademik para peserta patut diapresiasi. Rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mencapai 3,87, dengan IPK terendah masih di atas 3,25, bahkan banyak peserta berhasil memperoleh IPK sempurna.
“Hal ini menunjukkan bahwa guru-guru kita hebat dan profesional. Semoga pengukuhan ini menjadi penyemangat bagi pengabdian mereka di masa depan,” ujar Prof. Fauzi.
Sementara itu, Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan menegaskan pentingnya momen pengukuhan ini sebagai tonggak awal perjalanan baru para guru.
“Status kalian sekarang adalah guru profesional. Ini adalah pencapaian yang sangat hebat. Jadikanlah momentum ini sebagai semangat baru untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan,” pesannya.
Melalui pengukuhan ini, UIN Saizu Purwokerto menegaskan komitmennya dalam mencetak guru yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional dan integritas tinggi.
Para guru yang dikukuhkan diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi bangsa yang berkarakter, cerdas, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di era transformasi.
| SABUDAYA Resmi Dibentuk, Kebangkitan Sastra dan Budaya Mahasiswa UIN Saizu Dimulai |
|
|---|
| Kembangkan Aplikasi Spiritual Care, Aris Fitriyani Menjadi Doktor Ke-87 Pascasarjana UIN Saizu |
|
|---|
| Menteri Agama Tegaskan Pesantren Harus Jadi Ruang Aman bagi Anak, Kekerasan Tak Boleh Ditoleransi |
|
|---|
| Hadirkan Dewan Pengawas BLU, UIN Saizu Perkuat Tata Kelola Keuangan dan Optimalisasi Layanan Kampus |
|
|---|
| Prof Ridwan: UIN Saizu Tidak Bisa Lepas dari Peran Media |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250916-ppguin.jpg)