UIN Walisongo Semarang
Arisy Abror Dzukroni, Wisudawan Terbaik UIN Walisongo 2026, Bawa Riset Halal RI Mendunia
Sosok tenang dan sederhana itu tak pernah benar-benar membayangkan dirinya berdiri sebagai wisudawan terbaik
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
Abror mengaku belajar tentang keteguhan dan kepercayaan diri dari sang ibu, sementara konsistensi dan kerendahan hati ia warisi dari almarhum ayahnya.
Keluarganya memang memiliki latar pendidikan yang kuat.
Kedua orang tuanya adalah sarjana dengan tradisi pesantren yang kental. Namun bagi Abror, dukungan terbesar mereka bukan hanya soal fasilitas pendidikan, melainkan kebebasan untuk menentukan jalan hidupnya sendiri.
“Mereka tidak pernah memaksakan kehendak, tetapi selalu memberikan dukungan penuh terhadap keputusan yang saya pilih,” katanya.
Usai menuntaskan studi doktoralnya, Abror berencana mengabdikan diri sebagai dosen dan peneliti. Ia ingin terus menghadirkan riset-riset yang bukan hanya relevan secara akademik, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat.
Kepada mahasiswa UIN Walisongo, ia menitipkan pesan sederhana namun mendalam.
“Teruslah fokus pada tujuan yang telah kamu tentukan, selalu perhatikan orang-orang yang telah berjasa padamu, dan berikan yang terbaik atas apa yang sedang kamu upayakan.”
Di tengah pencapaian akademik dan forum internasional yang telah ia lalui, Abror tetap memandang ilmu pengetahuan dengan rendah hati.
Barangkali itu sebabnya, penghargaan wisudawan terbaik bukan sekadar simbol prestasi baginya, melainkan penanda perjalanan panjang seorang pencari ilmu yang tak pernah berhenti bertumbuh.(***)
| WCC UIN Walisongo Bekali Calon Wisudawan Hadapi Dunia Kerja dan Hidden Job Market |
|
|---|
| Suarakan Kesetaraan Gender Lewat Film, Santri ini Jadi Lulusan Terbaik KPI UIN Walisongo |
|
|---|
| Mita Putri Apriliani jadi Lulusan Terbaik BPI UIN Walisongo Lewat Riset Kearifan Lokal Papua |
|
|---|
| BAZNAS, Pemkab Tegal, dan UIN Walisongo sinergi berdayakan masyarakat lewat Balai Ternak |
|
|---|
| Dekan FDK UIN Walisongo Tekankan Soft Skill, Kontribusi Nyata, Dan Akhlakul Karimah. |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260526_uinws0007867886666.jpg)