Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Semarang

Strategi Event dan Penataan Kawasan Jadi Andalan Semarang Dongkrak Wisata

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyebut upaya memperkuat strategi pengembangan destinasi wisata di kota ini.

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rival al manaf
PEMKOT SEMARANG
SNC 2025 - Ilustrasi potret Semarang Night Carnival (SNC) yang digelar tahun lalu. Tahun ini, SNC digelar pada Minggu (4/5/2025) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyebut upaya memperkuat strategi pengembangan destinasi wisata di kota ini.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, hal itu untuk menjaga posisi Kota Semarang sebagai daerah dengan tingkat kunjungan wisatawan tertinggi di Jawa Tengah.

Ia menjelaskan, tren peningkatan kunjungan wisatawan sepanjang tahun menunjukkan efektivitas program penguatan event, penataan kawasan wisata, hingga optimalisasi promosi digital yang dijalankan Pemerintah Kota Semarang.

Baca juga: Sosok Direktur PT DUM Tersangka Kredit Fiktif Rp13 Miliar, Ditahan Kejari Kota Semarang

Baca juga: Rekomendasi Perayaan Malam Tahun Baru di Semarang, Pesta Kembang Api 10 Menit di DP Mall

Menurutnya, konsistensi pembangunan pariwisata harus berjalan paralel dengan peningkatan kualitas layanan maupun infrastruktur yang mendukung kenyamanan pengunjung.

"Kota Semarang memiliki potensi besar sebagai pusat kegiatan budaya, sejarah, dan kreativitas. Karena itu, strategi penguatan event unggulan dan penataan destinasi wisata terus kami jalankan agar Kota Semarang tetap menjadi tujuan utama wisatawan," kata Agustina dalam keterangannya, Senin (8/12/2025).

Ia menegaskan, langkah pertama yang menjadi fokus ialah penguatan event unggulan yang menjadi magnet utama kedatangan wisatawan ke Kota Semarang.

Berbagai kegiatan berskala kota hingga nasional seperti Festival Kota Lama, Festival Wayang Orang, Dugderan, dan Semarang Night Carnival menurutnya terus diperkuat sebagai agenda rutin tahunan.

Pemerintah Kota Semarang menilai, konsistensi penyelenggaraan event-event tersebut terbukti memberi kontribusi signifikan dalam meningkatkan antusiasme wisatawan, terutama dalam momen-momen puncak kunjungan.

Menurut Wali Kota Semarang, penyelenggaraan event bukan hanya bagian dari kalender hiburan, tetapi juga instrumen penting dalam memperkuat identitas pariwisata daerah.

Ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku ekonomi kreatif diperlukan agar destinasi wisata di Kota Semarang mampu bersaing secara regional maupun nasional.

Langkah kedua yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang adalah penataan dan perawatan kawasan wisata utama. Kawasan seperti Kota Lama, Simpang Lima, ruang publik, hingga wilayah revitalisasi Semarang Lama menjadi prioritas yang dibenahi secara berkelanjutan. Penataan diarahkan pada peningkatan kenyamanan, kebersihan, keamanan, serta kualitas pengalaman pengunjung yang datang ke Kota Semarang.

“Destinasi wisata harus memberi kesan yang baik kepada wisatawan. Karena itu, penataan taman kota, pedestrian, hingga tata cahaya terus ditingkatkan. Dengan begitu, Kota Semarang semakin kompetitif sebagai kota tujuan wisata,” lanjutnya 

Ia lebih lanjut menyebutkan, jumlah wisatawan yang semakin meningkat setiap tahun harus diimbangi dengan perawatan fasilitas dan ruang publik.

Agustina mengatakan, pihaknya memastikan seluruh kawasan wisata dipersiapkan untuk menunjang mobilitas pengunjung, mulai dari aksesibilitas, estetika kawasan, hingga fasilitas pendukung lainnya.

Strategi ketiga yang dilakukan ialah penguatan promosi digital. Ia menyebut Disbudpar memaksimalkan kanal media sosial resmi Pemerintah Kota Semarang, menggandeng konten kreator, komunitas anak muda, hingga memasifkan publikasi kalender event.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved