Semarang
Menyusuri Rumah Blimbing Semarang, Jejak PKI yang Ditinggali Veteran
Dari luar, bangunan itu tak berbeda dengan deretan rumah tetangga lain sederhana, teduh, dan sepi.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rival al manaf
“Ada disiplin partai. Jadi orang harus memilih, tetap di SI atau di partai lain. Pecahnya itu di Semarang, walaupun keputusan resminya di Surabaya,” jelas Tsabit.
Di sinilah Semarang punya catatan penting lahirnya PKI yang kemudian menjelma partai besar di panggung politik nasional.
Bahkan, pada Pemilu 1955, PKI menjadi partai nomor satu di Semarang.
“Di pemilu daerah 1957, PKI tetap menang di Semarang dengan perolehan lebih dari 112 ribu suara. Jadi kalau di tingkat provinsi Jawa Tengah mungkin PNI unggul, tapi khusus di Kota Semarang, PKI itu nomor satu,” tutur Tsabit.
Selain gerakan buruh, Semarang juga menyumbang gagasan lewat pendidikan.
Gedung SI di Gendong Utara, yang didirikan Semaun sekitar 1918–1920, sempat menjadi pusat aktivitas.
Tan Malaka, tokoh besar pergerakan, juga pernah mengajar di sekolah SI ini.
“Dari sinilah lahir inspirasi bagi tokoh-tokoh pendidikan lain, termasuk Ki Hajar Dewantara,” tambah Tsabit.
Namun, sejarah PKI di Semarang juga diwarnai jatuh-bangun.
Setelah pemberontakan 1926–1927, PKI praktis lenyap.
Baru muncul lagi pasca 1945, tenggelam lagi setelah peristiwa Madiun 1948, lalu bangkit pada 1950-an di bawah Aidit.
Yang menarik, menurut Tsabit, konsolidasi awal Aidit juga dilakukan di Semarang.
Ada rapat raksasa dengan massa besar yang disebut mencapai ratusan ribu orang.
“Itu menegaskan Semarang sebagai salah satu basis PKI yang penting pada masa itu,” ucapnya.
Dia mengatakan bahwa dahulunya, Semarang juga melahirkan gerakan perempuan radikal.
| Update Kebakaran Gudang Kayu KIC Semarang: 2 Forklift dan Wheel Loader Ikut Terbakar |
|
|---|
| Halte BRT Semarang Diseruduk Pikap, Kini Tak Bisa Digunakan Sementara |
|
|---|
| Pertumbuhan Bisnis dan Mobilitas Warga Dorong Pemanfaatan Videotron di Semarang |
|
|---|
| Tiga Lapak PKL Liar dan Area Parkir Tak Berizin di Samping The Park Mall Dibongkar |
|
|---|
| Dua Mata Pisau Influencer Berdampak ke Pariwisata Kota Semarang, Akurasi Konten Jadi Sorotan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/202509_Rumah-Veteran-di-Semarang.jpg)