Semarang
Menyusuri Rumah Blimbing Semarang, Jejak PKI yang Ditinggali Veteran
Dari luar, bangunan itu tak berbeda dengan deretan rumah tetangga lain sederhana, teduh, dan sepi.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rival al manaf
Di kota inilah enam organisasi perempuan melebur menjadi Gerwis (kemudian Gerwani).
Meski status kedekatannya dengan PKI masih kontroversial, jejak sejarahnya tak bisa dihapus.
Bahkan, dalam Pertempuran 5 Hari di Semarang tahun 1945, unsur gerakan kiri juga ikut ambil bagian lewat AKOMA (Angkatan Komunis Muda).
Meski sempat meraih kejayaan, PKI di Semarang runtuh seperti membalik telapak tangan setelah peristiwa 1965.
Basis massa yang tadinya solid mendadak hilang. Papan nama, kantor, dan atribut PKI dilenyapkan.
“Dulu gemilang, sekarang kalau ditanya di mana kantor PKI Semarang ya susah melacaknya. Ada yang menyebut di Jalan Blimbing, tapi kini bangunannya ditempati seorang veteran,” ungkap Tsabit.
Yang menarik, menurutnya, masyarakat Indonesia termasuk Semarang sebenarnya tidak terlalu ideologis dalam memilih partai.
“Jadi dukungan ke PKI itu lebih karena faktor sosial, kedekatan dengan isu buruh, atau janji-janji kesejahteraan. Begitu arus politik berubah, dukungan itu hilang total,” ujarnya.
Kini, warisan SI dan PKI di Semarang tinggal jejak-jejak kecil gedung SI di Gendong Utara, arsip-arsip lama, dan cerita dari para veteran. (Rad)
| Update Kebakaran Gudang Kayu KIC Semarang: 2 Forklift dan Wheel Loader Ikut Terbakar |
|
|---|
| Halte BRT Semarang Diseruduk Pikap, Kini Tak Bisa Digunakan Sementara |
|
|---|
| Pertumbuhan Bisnis dan Mobilitas Warga Dorong Pemanfaatan Videotron di Semarang |
|
|---|
| Tiga Lapak PKL Liar dan Area Parkir Tak Berizin di Samping The Park Mall Dibongkar |
|
|---|
| Dua Mata Pisau Influencer Berdampak ke Pariwisata Kota Semarang, Akurasi Konten Jadi Sorotan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/202509_Rumah-Veteran-di-Semarang.jpg)