Berita Semarang
Kisah Lengkap Pungli Linmas Pekunden Semarang
Sebuah surat berkop Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Peleton III Kelurahan Pekunden, Kecamatan Semarang Tengah
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Hal itu menanggapi viralnya surat penarikan iuran Linmas di RW V Kelurahan Pekunden, Kecamatan Semarang Tengah.
Kepala Bidang Linmas Satpol PP Kota Semarang, Masyuka Mahendra menjelaskan pihaknya telah mendatangi Kantor Kelurahan Pekunden, Jumat (23/1/2026).
berdasarkan hasil klarifikasi yang dilakukan, kata dia, peristiwa tersebut terjadi karena kesalahpahaman.
Menurutnya, iuran yang dipersoalkan sebenarnya merupakan iuran keamanan warga yang telah disepakati bersama dan sudah berjalan sejak sekitar empat tahun lalu.
"Setelah saya gali, iuran itu kesepakatan warga sudah berjalan sejak 4 tahun yang lalu, sejak lurah yang lama.
Cuma salahnya kok ada embel-embel Linmas. Itu yang tidak dibenarkan," ujarnya dihubungi Tribun Jateng.
Ia mengatakan, Linmas sebagai unsur keamanan sosial yang berada di bawah pemerintah bersifat sosial dan seluruh sarana prasarana telah difasilitasi oleh pemerintah kota.
Oleh karena itu, lanjut dia, Linmas tidak diperbolehkan menarik retribusi atau pungutan dalam bentuk apa pun kepada masyarakat.
"Linmas itu istilahnya kan tenaga keamanan sosial yang di bawah pemerintah, jadi sifatnya sosial. Untuk Sarpras-nya yang memenuhi juga pemerintah.
Kalau Kota Semarang ya (Pemerintah) Kota Semarang.
Jadi Linmas enggak boleh (melakukan pungutan ke warga). Kalau warga, monggo iuran," terangnya.
Masyuka menambahkan, Satpol PP akan melakukan pembinaan terhadap Linmas yang terlibat agar kejadian serupa tidak terulang.
Ia menyebut, aturan tersebut sendiri sebenarnya sudah lama disosialisasikan melalui Paguyuban Linmas Kota Semarang.
"Pasti sudah kami sosialisasikan di Paguyuban Linmas Kota Semarang, sudah tahu semua.
Sebenarnya sudah lama, sudah tahu, cuma yang ini enggak tahu kok sampai seperti itu," katanya. (idy)
| Lagi, Portal Kendaraan Pasar Jrakah Semarang Diseruduk Truk, Kali Ini sampai Roboh |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Eks Ketua Apindo Jateng Frans Kongi Wafat, Dimakamkan 4 Mei di Ungaran |
|
|---|
| Diskon 50 Persen hingga Gratis, Ini Cara Masuk Lawang Sewu saat HUT ke-479 Kota Semarang |
|
|---|
| Pria Bersimbah Darah Tergeletak di Teras Rumah Puspanjolo Semarang,Ini Kata Saksi |
|
|---|
| Rute Semarang Night Carnival 2026 Malam Nanti, Makin Meriah dengan Penampilan 28 Negara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260123-_-Lurah-Pekunden-Bagas-Yuwono-Ario-Wibowo.jpg)