Sabtu, 23 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kabupaten Semarang

Jalan Utama Penghubung Ungaran Timur - Banyumanik Semarang Ambles

Jalan utama Kaligawe, Desa Susukan yang sekaligus penghubung Kecamatan Ungaran Timur dengan Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, ambles

Tayang:
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Eka Yulianti Fajlin
JALAN AMBLES - Jalan utama Kaligawe, Desa Susukan yang sekaligus penghubung Kecamatan Ungaran Timur dengan Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, mengalami amblas, Selasa (10/2/2026).  

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Jalan utama Kaligawe, Desa Susukan yang sekaligus penghubung Kecamatan Ungaran Timur dengan Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, mengalami ambles. Titik ambles berada di area depan lahan Wana Wisata Penggaron 

Seorang pemilik warung yang juga warga setempat, Maryam mengatakan, kondisi ambles sudah terjadi sepekan terakhir dipicu akibat hujan yang terus mengguyur wilayah tersebut. 

"Sudah seminggu lalu. Waktu itu patah, ambles, kurang lebih setengah meter. Selang hari nambah lagi, tambah jam tambah lagi. Perlahan tidak terasa, tahu-tahu dinaiki mobil agak susah, motor juga banyak yang macet, pada turun yang bonceng," ungkap Maryam, Selasa (10/2/2026). 

Baca juga: Profil Wabup Klaten Benny, Tak pernah Sakit hingga Janji ke Keluarga Sebelum Meninggal

Baca juga: Ponsel Dijambret, Perempuan Asal Kendal Kejar dan Tabrak Pelaku

Beruntungnya, lanjut Maryam, tidak ada korban saat terjadi ambles. Warga berjaga untuk mengamankan serta membantu pengendara yang tidak bisa naik atau turun. 

Pantauan Tribun Jateng, ada dua titik yang ambles. Titik pertama nampak sudah diperbaiki. Namun, titik lainnya masih nampak ambles.

Saat melewati titik tersebut, sejumlah pengendara terlihat mengurangi kecepatan dan memilih area yang dinilai lebih aman. 

"Ini sudah mulai diperbaiki, diurug aspal. Kemarin, banyak truk dumpt kesini untuk ngurug," beber Maryam. 

Dia pun mengaku khawatir adanya kejadian susulan mengingat intensitas hujan masih tinggi. Apalagi, lokasi warungnya tepat berada di sebelah jalan amblas itu. 

"Kalau hujan angin waspada, tidak berteduh di sini terus," ucapnya. 

Dia berharap, perbaikan segera rampung agar memberikan keamanan dan kenyamanan warga yang melintas. 

"Soalnya, jalan ini ramai karena di ujung sana juga masih ada kampung," tambahnya. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved