Tribunjateng Hari ini
Maryam Terseret Arus saat Cek Tanggul Sungai Plumbon yang Jebol
Banjir yang terjadi di Kota Semarang, pada Jumat (16/5/2026) malam, memakan dua korban jiwa.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Banjir yang terjadi di Kota Semarang, pada Jumat (15/5/2026) malam, memakan korban.
Dua warga ditemukan tak bernyawa di tempat terpisah, pada Sabtu (16/5) pagi.
Kedua jenazah tersebut merupakan korban yang sempat terseret banjir di Kawasan Industri Candi (KIC), Kecamatan Ngaliyan, dan Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, pada Jumat malam.
Korban meninggal bernama Kurnia Suci Marsella (22), warga Perbalan, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Semarang Utara.
Jenazah korban ditemukandi belakang rumah di Jalan Sriyatno, RT 02 RW 04, Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, pada Jumat pukul 19.30.
Adapun korban kedua, Maryam (71), lansia warga RT 01 RW 01 Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu.
Maryam diduga hanyut saat mengecek tanggul Sungai Plumbon yang jebol, pada Jumat malam.
Rumah Maryam berada tepat di depan titik tanggul yang jebol sepanjang sekitar 40 meter.
Baca juga: Aspal dan Paving Block Kampung Sriyatno Kocar-kacir Diterjang Banjir
Jenazah Maryam ditemukan, pada Sabtu pukul 07.45, sekitar satu kilometer dari lokasi awal diduga hanyut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto mengatakan, semua korban telah ditemukan.
"Ada dua korban meninggal dunia," kata Endro saat dikonfirmasi, Sabtu.
Terseret arus
Sebelumnya, pada Jumat pukul 19.30, warga RT 02 RW 04 Kelurahan Purwoyoso, Ngaliyan, digegerkan oleh penemuan jenazah perempuan di area sempit dekat kandang ayam di antara dua rumah.
Awalnya warga melihat bagian tangan korban muncul di tengah genangan dan lumpur banjir.
Tim SAR gabungan kemudian melakukan proses evakuasi dengan cara estafet lantaran akses menuju lokasi cukup sempit.
Tanggul Sungai Plumbon Semarang Jebol
Sungai Plumbon Semarang
Sungai Plumbon
multiangle
Muh Radlis
Tribunjateng.com
| Jurumudi Perahu Wisata Bahari Tersambar Petir di Perairan Bandengan Jepara |
|
|---|
| Aspal dan Paving Block Kampung Sriyatno Kocar-kacir Diterjang Banjir |
|
|---|
| Laga Kandang Terakhir Jadi Penentuan Nasib Persis Solo, Milo: Kami Harus Melampaui Batas |
|
|---|
| Polemik Retribusi Jalur Tembus Baturraden-Purbalingga Diproses Hukum, Priyono Hormati Proses Sidang |
|
|---|
| Terbiasa Menggembala Sejak Kecil, Suparno Tekuni Ternak Kambing, Panen saat Momen Iduladha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Minggu-17-Mei-2026.jpg)