Tribunjateng Hari ini
Maryam Terseret Arus saat Cek Tanggul Sungai Plumbon yang Jebol
Banjir yang terjadi di Kota Semarang, pada Jumat (16/5/2026) malam, memakan dua korban jiwa.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: muh radlis
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengatakan, selain genangan air, sebuah tanggul di wilayah RT 01 RW 01 Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, jebol sepanjang kurang lebih 40 meter yang memperparah dampak banjir di pemukiman warga.
"Meskipun Sungai Plumbon secara teknis berada di bawah kewenangan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai—Red), Pemkot Semarang tidak akan tinggal diam dan segera mengambil langkah darurat," kata Agustina, Sabtu.
Menurut Agustina, intensitas hujan yang sangat tinggi di wilayah hulu Ungaran, Kabupaten Semarang, bagian timur serta wilayah lokal Ngaliyan memicu limpasan air yang tidak terbendung di aliran Sungai Silandak dan Sungai Plumbon.
"Kami akan kerahkan personel untuk melakukan penambalan tanggul sementara agar warga merasa aman jika terjadi hujan susulan di wilayah hulu,” tegasnya.
Pemkot Semarang akan bersinergi dengan BBWS Pemali Juana untuk melakukan penguatan tanggul menggunakan ribuan karung pasir sand bag serta pemasangan trucuk bambu sebagai penahan sementara.
Selain penanganan di aliran sungai, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang juga melakukan pembersihan material lumpur pekat yang menutup jalan di kawasan Silayur, Ngaliyan.
Langkah ini diambil secara cepat menggunakan truk tangki air dan alat berat agar jalur utama yang menghubungkan Semarang dan Boja tersebut dapat dilalui kendaraan dengan aman.
"Petugas pembersihan lumpur masih bekerja di Silayur. Saya minta warga bersama jajaran kelurahan melakukan gotong royong massal untuk membersihkan lingkungan masing-masing," lanjutnya.
Agustina menambahkan, koordinasi lintas sektor terus dilakukan untuk memetakan titik-titik rawan luapan air di wilayah Semarang Barat untuk mencegah kejadian serupa.
Dia mengimbau, masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan selalu memantau informasi peringatan dini dari instansi terkait.
“Kami berkomitmen untuk mendampingi seluruh warga terdampak hingga situasi kembali kondusif dan aktivitas ekonomi berjalan normal,” ucapnya. (Rezanda Akbar/Reza Gustav)
Tanggul Sungai Plumbon Semarang Jebol
Sungai Plumbon Semarang
Sungai Plumbon
multiangle
Muh Radlis
Tribunjateng.com
| Jurumudi Perahu Wisata Bahari Tersambar Petir di Perairan Bandengan Jepara |
|
|---|
| Aspal dan Paving Block Kampung Sriyatno Kocar-kacir Diterjang Banjir |
|
|---|
| Laga Kandang Terakhir Jadi Penentuan Nasib Persis Solo, Milo: Kami Harus Melampaui Batas |
|
|---|
| Polemik Retribusi Jalur Tembus Baturraden-Purbalingga Diproses Hukum, Priyono Hormati Proses Sidang |
|
|---|
| Terbiasa Menggembala Sejak Kecil, Suparno Tekuni Ternak Kambing, Panen saat Momen Iduladha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Minggu-17-Mei-2026.jpg)