Bisnis dan Keuangan
Travel Advisor Indonesia Kini Bisa Akses Langsung 2.500 Sektor Wisata Dunia
Travel advisor kini kian terbuka dengan akses sektor wisata global dengan bergabungnya Smailing Platinum sebagai anggota Virtuoso.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: M Zainal Arifin
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Travel advisor di Indonesia kini kian terbuka dengan akses sektor wisata global dengan bergabungnya Smailing Platinum sebagai anggota Virtuoso, jaringan internasional yang menaungi agensi perjalanan di berbagai kawasan dunia.
"Virtuoso dikenal sangat selektif dalam memilih para anggotanya, dan kami merasa bangga dapat bergabung."
"Afiliasi ini memungkinkan kami membangun hubungan langsung dengan penyedia layanan travel kelas dunia, sekaligus memberikan nilai lebih kuat dan pengalaman perjalanan yang semakin personal bagi para klien kami," papae President & CEO Smailing Tour, Anthony Akili, Senin (8/12/2025).
Melalui afiliasi ini, para travel advisor Smailing Platinum kini terhubung langsung dengan lebih dari 2.500 hotel, resor, spa, cruise line, maskapai, operator tur, dan destinasi premium di berbagai negara.
Jaringan Virtuoso sendiri mencatat nilai transaksi tahunan sekitar USD 35 miliar, yang mencerminkan besarnya perputaran bisnis perjalanan di sektor tersebut.
Anthony mengatakan, keanggotaan ini membuka konektivitas langsung dengan penyedia layanan perjalanan global.
Menurutnya, travel advisor kini dapat menyusun itinerary melalui jaringan mitra internasional yang lebih terintegrasi.
"Bagi klien Smailing Platinum, keuntungan ini mencakup complimentary upgrade, sarapan harian, Wi-Fi, serta berbagai fasilitas tambahan seperti layanan antar-jemput bandara privat, pengalaman makan malam spesial, hingga perawatan spa."
"Berbagai manfaat ini tersedia di lebih dari 1.800 properti di lebih dari 100 negara," bebernya.
Baca juga: Strategi Event dan Penataan Kawasan Jadi Andalan Semarang Dongkrak Wisata
Baca juga: Jeep Wisata Jepara Menjelajah Pantai, Hutan dan Lereng Muria dalam Satu Tarikan Gas
Secara global, sebut dia, sektor luxury travel masih menunjukkan tren pertumbuhan.
Laporan IMARC Group mencatat nilai pasar perjalanan mewah dunia mencapai USD 2,2295 triliun pada 2024 dan diproyeksikan terus tumbuh hingga 2033.
Kebutuhan wisatawan terhadap layanan yang semakin personal dan terkurasi menjadi salah satu pendorong utama.
Di Indonesia, tren wisata berbasis pengalaman juga tercatat meningkat.
Outlook Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2024/2025 menunjukkan minat terhadap wisata budaya, wellness, dan ekowisata masih mendominasi preferensi wisatawan.
"Ketiga preferensi ini sejalan dengan karakter utama luxury travel yang mengutamakan autentisitas, pengalaman bermakna, serta kualitas layanan yang lebih tinggi," paparnya.
| BTN Lakukan Transformasi Digital di Jateng-DIY, Buka Rekening Hanya 3 Menit |
|
|---|
| Bisnis Kue di Semarang Makin Ramai, S’lapis Hadir Hadirkan Lapis Kukus Modern Melalui Konsep Steam |
|
|---|
| Harga Emas Antam Melonjak Rp 53 Ribu dalam Setengah Bulan pada November 2025 Ini |
|
|---|
| Inovasi EV Terus Berkembang, Polytron Bakal Hadirkan Motor Listrik Baru untuk Masyarakat Urban |
|
|---|
| OJK Dorong Akses Pembiayaan Lebih Luas, SLIK Bukan Penentu Tunggal Kelayakan Debitur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251208_Smailing-Platinum-bergabung-dengan-Virtuoso.jpg)