Di Purbalingga 70 ASN Dilatih Intelijen Dasar, Ini Tujuannya

Sebanyak 70 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Purbalingga yang terdiri dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan

Di Purbalingga 70 ASN Dilatih Intelijen Dasar, Ini Tujuannya
IST
70 ASN Purbalingga ikuti pendidikan inteligen di Owabong 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Sebanyak 70 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Purbalingga yang terdiri dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan dibekali ilmu intelijen dasar.

Pembekalan ilmu intelejen dasar tersebut diberikan pada kegiatan Peningkatan Kapasitas ASN Bagi Anggota Tim Kewaspadaan Dini Daerah (Wasdinda) Kabupaten Purbalingga Tahun 2019 di Gedung Andrawina, Owabong Cottage, Senin (4/11).

Tema kegiatan ini yakni Peran Serta Anggota Wasdinda dalam Penanggulangan dan Penanganan Konflik Sosial serta Antisipasi terhadap Potensi Kerawanan di Kabupaten Purbalingga.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purbalingga, M.Fathurrohman menjelaskan, anggota Wasdinda Kabupaten Purbalingga merupakan mata dan telinga dari pimpinan baik pinpinan di tingkat OPD maupun di tingkat Kabupaten.

Dalam menyampaikan informasi, anggota Wasdinda dituntut memberikan informasi yang valid.

Kerukunan 4 Golongan Agama, Ganjar Pranowo : Desa Jrahi Kabupaten Pati Layak Disebut Desa Pancasila

Ternyata 2 Staf Khusus Bupati Kudus Non Aktif Tersangka Korupsi Adalah Mantan Napi Lapas Kedungpane

Kabar Baik Bagi Ketua RT dan RW di Kota Semarang, Hendi Akan Naikkan Anggaran Operasional 2020

2 Pelaku Perebut Lahan dan Penganiaya Tukang Parkir di Sukoharjo Ditangkap Polisi

“Maka ketika informasi yang diberikan sudah valid nantinya pimpinan ketika akan menyampaikan sebuah kebijakan sesuai dengan kondisi yang ada,” ujarnya.

Menurut dia, anggota Wasdinda perlu mendapatkan berbagai keilmuan terkait intelijen dari berbagai narasumber yang sudah mumpuni di bidangnya.

Sebagai mata dan telinga pimpinan, mereka harus paham teknis bagaimana mengumpulkan informasi dari berbagai sumber.

Informasi yang digali bisa dengan cara terbuka atau dengan cara menyusup sehingga identitasnya tak diketahui informan.

Untuk deteksi dini, anggota Wasdinda harus memahami betul kondisi agar kejadian yang bisa melahirkan kerawanan sosial dapat dideteksi sejak awal.

Untuk menambah wawsan terkait ilmu intelijen, pihaknya menghadirkan narasumber dari BINDA Jawa Tengah, Kejaksaan Negeri Purbalingga, Kodim 0702/Purbalingga dan Polres Purbalingga. (aqy)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved