Pemilik Karaoke Merasa Ditipu Pemilik Lahan, Baru Sebulan Sudah Dibongkar Satpol PP Semarang

Pemilik tempat karaoke di sekitar kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) mengklaim rugi hingga ratusan juta Rupiah.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemilik tempat karaoke di sekitar kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) mengklaim rugi hingga ratusan juta rupiah.

Para pemilik merasa hanya menyewa lahan di tempat tersebut.

Mereka merasa tertipu karena tidak sesuai perjanjian awal dari pemilik lahan.

Waluyo misalnya.

Tak Sadar Perutnya Sudah Tertusuk, Agusta Kejar 2 Begal hingga Daerah Citarum Semarang

Cara Konyol Usaha Tambang di China, Batu Dicat Warna Hijau, Agar Satelit Mengiranya Daerah Subur

Kondisi Anastasja Rina Pemeran Mbak Yuni Tukang Ojek Pengkolan, Ganti Penampilan Hingga Tertipu

Komika Kiky Mengaku Reza Rahardian Cinta Sekali Padanya, Unggah Foto Mesra Sejak 25 Maret 2019

Dia adalah satu di antara pemilik tempat karaoke yang bangunannya digempur Satpol PP Kota Semarang.

Waluyo mengaku baru sebulan mengoperasikan tempat karaoke di lahan tersebut.

"Dari pemilik lahan mengatakan jika membutuhkan tanah tersebut harus dibongkar dan kami siap.

Tapi yang dikatakan itu semua bohong," ujarnya, Sabtu (9/11/2019).

Dia sebulan ini pun mengklaim belum untung atas usaha karaoke yang didirikannya.

Meski begitu dirinya menyadari usahanya tersebut dijalankan secara ilegal.

Halaman
1234
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved