Febri Ingin Kawasan Kota Lama Dilengkapi Musala dan Toilet

DPRD Kota Semarang saat ini tengah menggodok revisi Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) Kota Lama.

Febri Ingin Kawasan Kota Lama Dilengkapi Musala dan Toilet
Istimewa
Peserta Tour de Borobudur memulai start bersepeda dari kawasan Kota Lama Semarang, Sabtu (2/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - DPRD Kota Semarang saat ini tengah menggodok revisi Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) Kota Lama.

Hal ini untuk menunjang rencana Kota Lama yang akan dijadikan sebagai kawasan warisan dunia atau world herritage.

Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Gumilang Febriansyah mengatakan, Kota Lama sebagai kawasan wisata harus diimbangi dengan fasilitas umum (fasum) yang lengkap, antara lain tempat ibadah berupa musala dan toilet umum.

Menurutnya, dua fasum itu menjadi hal yang tidak boleh terlupakan.

"Hal ini perlu kami sampaikan, sebab kami mengetahui adanya keluhan pengunjung Kawasan Kota Lama, ketika masuk waktu salat, mereka kesulitan mencari tempat ibadah," ungkap anggota DPRD dari fraksi PKB itu, Jumat (15/11/2019).

Tunjangan Guru Swasta di Kudus Kini Cuma Rp 350 Ribu per Bulan, Misbahudin : Itu Sudah Bagus

Agar Terhindar dari Bencana Kekeringan, Syamsudin Minta Warga Banjarnegara Tanam Pohon Aren

Polda Jateng dan Polres Kendal Santuni 100 Anak Yatim di Ponpes Al Musyaffak

Puluhan Anak Yatim Dapat Santunan dari Kapolda Jateng di Perayaan Maulid Nabi Muhammad di Salatiga

Diakuinya, ada beberapa masjid besar maupun musala namun letaknya cukup jauh dari kawasan Kota Lama, seperti di kauman dan stasiun Semarang Tawang.

Beberapa toilet ataupun tempat solat juga tersedia di sejumlah kafe mapun restoran yang ada di kawasan little netherlad itu.

Hanya saja, tidak semua pengunjung berniat mengunjungi kafe ataupun restoran.

"Banyak pengunjung yang hanya ingin menikmati suasana kawasan Kota Lama, ingin foto, tidak ingin ke kafe atau restoran.

Sehingga, perlu disediakan fasilitas musala dengan memanfaatkan bangunan cagar budaya di kawasan Kota Lama," katanya.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved