Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

50 Persen Lebih ODHA di Kabupaten Karanganyar Belum Terdeteksi

Dari estimasi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) sejumlah 1.609 orang di Kabupaten Karanganyar, baru sekitar 49,8 persen yang terdeteksi.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Peserta saat melaukan VCT dalam acara Peringatan HIV/AIDS Sedunia di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (3/12/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dari estimasi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) sejumlah 1.609 orang di Kabupaten Karanganyar, baru sekitar 49,8 persen yang terdeteksi.

Sedangkan sisanya 50,2 persen belum terdeteksi.

Sekretaris Dinas Kesehatan Karanganyar (DKK) Fathul Munir menyampaikan, estimasi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) yang ada di Kabupaten Karanganyar, mulai tahun 2000 hingga 2017 sejumlah 1.609.

Namun dari jumlah ODHA tersebut, yang sudah terideteksi baru sekitar 49,8 persen.

Dijelaskannya, ada sebesar 50,2 persen ODHA yang belum terdeteksi.

Pergerakan Tanah Rusak Bangunan SDN 1 Suwidak Banjarnegara, Dinding Retak dan Pembelajaran Terganggu

Mal Pelayanan Publik Jepara Akan Diresmikan April 2020

Mengulas Kisah Getir Raden Ajeng Kardinah dalam Teaterikal Tari di Tegal

Tak Ada di Anggaran 2020, Pembangunan Pasar Rejosari Salatiga Tinggal Rencana

"Diharapkan dari 50,2 persen tersebut jangan sampai tertularkan kepada yang lain, baik itu kepada anaknya, istrinya, suaminya atau yang lainnya.

Jangan ada yang baru, itu artinya harus segera diketahui.

Kemudian bagaimana mengendalikan agar virus itu tidak ditularkan kepada lainnya," katanya saat ditemui Tribunjateng.com dalam acara Peringatan HIV/AIDS Sedunia di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (3/12/2019).

Dijelaskan Fathul, penyebaran ODHA merata di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar.

Jumlah terbanyak berada di Kecamatan Tasikmadu, sejumlah 108 orang dan Mojogedang sejumlah 84 orang.

"Jika 50,2 persen ODHA yang belum terdeteksi tersebut tidak dikendalikan, akan menjadi ancaman.

Mari bersama-sama untuk mengendalikan tersebut," ujarnya.

Selain dapat mengecek HIV/AIDS di RSUD Karanganyar, saat ini di 21 puskesmas yang tersebar di seluruh Kabupaten Karanganyar, sudah mempunyai alat deteksi HIV/AIDS.

"Bisa mengecek secara gratis.

Kita punya Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) di tingkat kabupaten yang dapat mendampingi para ODHA.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved