Breaking News:

Pedagang di Kemijen yang Pindah ke Pasar Rejomulyo Semarang Tidak Ditarik Retribusi Selama 3 Bulan

Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Semarang memberikan keringanan kepada pedagang yang menggelar lapak di Kemijen Semarang Timur atau sebelah utara

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Personel gabungan dihadang ormas saat hendak menertibkan pedagang di Kemijen Kota Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Semarang memberikan keringanan kepada pedagang yang menggelar lapak di Kemijen Semarang Timur atau sebelah utara Jembatan Kaligawe yang pindah ke Pasar Rejomulyo Jalan Pengapon Kemijen.

Keringanan yang diberikan yakni pedagang bisa menempati secara gratis lapak yang ada di pasar tersebut kemudian dibebaskan dari penarikan retribusi selama tiga bulan.

"Para pedagang bisa menempati lapak gratis selamanya.

Untuk retribusi yang merupakan kewajiban pedagang juga akan diberikan kelonggaran selama tiga bulan bebas retribusi," kata Kepala Seksi Pengawasan Sarana Perdagangan Disdag Kota Semarang, Muchrois B, Jumat (3/1/2020).

Sebelumnya, tim gabungan yang terdiri dari personel Satpol PP Kota Semarang termasuk TNI dan Polri berencana menertibkan para pedagang yang banyak memenuhi bantaran sungai Banjir Kanal Timur (BKT) itu.

Puskesmas Sragi I Pekalongan Tolak Antar Pasien Kritis Pakai Ambulance, Sri Kisniwati : Itu SOP

Musim Hujan, Ini Peta Wilayah Rawan Bencana di Kabupaten Batang dari BPBD

Ini Pengakuan Petani Bawang Merah di Brebes yang Pernah Pakai Pestisida Palsu

Sempat Dihadang Ormas, Satpol PP Beri Tenggat Waktu Pedagang Kosongkan Pasar Waru hingga 15 Februari

Namun, dihadang perwakilan pedagang dan satu organisasi masyarakat yang mendampingi para pedagang.

Mereka meminta agar ada kelonggaran waktu yang diberikan sehingga bisa pindah tanpa adanya penertiban paksa.

Akhirnya disepakati waktu selama satu setengah bulan.

Pedagang diminta sudah berkemas dan pindah ke lokasi pasar baru di Rejomulyo pada 15 Februari, diharapkan pada 17 Februari lokasi tersebut sudah bersih dari bangunan lapak pedagang.

"Selama tiga bulan itu tidak ditarik retribusi.

Jika dagangan mereka belum laku, ya akan kami berikan perpanjangan selama enam bulan.

Masa enam bulan tidak bisa menyesuaikan," tandasnya.

Ia menambahkan, saat ini di Pasar Rejomulyo sudah ditempati sekitar 200 pedagang.

Jika sebanyak sekitar 92 pedagang yang berasal dari lokasi tersebut pindah akan tetap tertampung.(mam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved