12 Tahun Berlalu, Pasar Rejosari Makin Tidak Jelas, Diusulkan DPRD Salatiga Gunakan Hak Interpelasi

Revitalisasi Pasar Rejosari atau yang populer disebut Pasar Sapi Salatiga pasca kebakaran pada 2008, hingga saat ini belum jelas.

12 Tahun Berlalu, Pasar Rejosari Makin Tidak Jelas, Diusulkan DPRD Salatiga Gunakan Hak Interpelasi
TRIBUN JATENG/DENI SETIAWAN
Kondisi eks lahan Pasar Rejosari atau Pasar Sapi yang kini bangunan permanennya telah rata dengan tanah, Senin (6/11/2017). Sejak 2015 silam, kompleks pasar yang pernah terbakar pada 2008 silam itu diratakan dengan tanah dan oleh pihak investor hendak dibangun kembali. Tetapi hingga sekarang belum terealisasikan. 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Revitalisasi Pasar Rejosari atau yang populer disebut Pasar Sapi Salatiga pasca kebakaran pada 2008, hingga saat ini belum jelas.

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Salatiga pun mendorong lembaga legislatif menggunakan hak interpelasi meminta penjelasan Wali Kota Salatiga, Yuliyanto.

Bahkan menurut Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Salatiga, Bagas Aryanto mengatakan, wacana tersebut sudah disampaikan kepada Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit.

Hotel dan Rumah Makan di Salatiga Terapkan Penyesuaian Harga, Berlaku Mulai Februari

Tahun Ini, IAIN Salatiga Beralih Status Menjadi UIN, Prof Saerozy Sebut Proposal Sudah di Kemenag

Menurutnya, lembaga legislatif diminta agar bersedia menggunakan hak meminta keterangan kepada pemerintah mengenai kebijakan yang dinilai penting dan strategis serta berdampak luas pada masyarakat itu.

“Pasca terbakar pada 2008 silam, Pasar Rejosari direncanakan akan dibangun dengan sistem investasi."

"Namun hingga 2018, tidak terealisasi. Atas dasar itu, Fraksi PDIP menggelar rapat membahas mangkraknya rencana program Pasar Rejosari dan disepakati untuk menggunakan hak interpelasi."

"Usulan itu telah kami sampaikan pada Senin (20/1/2020),” terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (22/1/2020).

Kisah Nyata: Pernikahan Hanya Berumur 12 Hari, Suami Suka Tidur di Depan TV dan Suami Ngaku Trauma

Wanita Lulusan S2 Dihina karena Nikahi Sopir Truk, Ternyata Gaji Suami 5 Kali Lebih Besar

Menurut Bagas, alasan lain yang mendasari Fraksi PDIP mengajukan usulan kepada Ketua DPRD agar menggunakan hak interpelasi yakni Tata Tertib DPRD Kota Salatiga Pasal 63-65 tentang Hak Interpelasi.

Dikatakannya, setelah sekira 10 tahun nasib Pasar Rejosari terkatung-katung, eksekutif mengalokasikan anggaran sebesar Rp 20 miliar pada APBD Kota Salatiga 2019.

Tetapi, faktanya, pembangunan tidak terlaksana.

Halaman
123
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved