Senin, 4 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pasutri Ini Diisolasi di Kamar Hotel, Dijaga Ketat Polisi Italia, Terdeteksi Positif Virus Corona

Pasutri itu terbang dari Wuhan pada 23 Januari 2020, melancong ke beberapa negara di Eropa, sebelum tiba di Italia.

Tayang:
Editor: deni setiawan
JUSTIN TALLIS / AFP
Pejalan kaki memakai masker wajah saat melewati restoran-restoran China di London, Inggris, Selasa (4/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM - Perlakuan kurang mengenakan dialami pasangan suami-istri (pasutri) di Italia belum lama ini.

Itu dialami oleh dua turis asal China yang kala itu sedang berlibur di Italia.

Pasutri itu terbang dari Wuhan pada 23 Januari 2020, melancong ke beberapa negara di Eropa, sebelum tiba di Italia.

Di Italia, pasutri yang masing-masing berusia 65 tahun itu telah berkunjung ke Milan, Verona, Parma, dan Roma.

Secara mengejutkan, tur pasutri tersebut harus terhenti, bahkan diusir oleh pihak pemerintah setempat.

Informasi Penting, Kominfo Rilis 54 Hoaks Virus Corona, Penyebar Bisa Terancam 6 Tahun Penjara

Status Pasien Suspect Virus Corona RSUD Kardinah Tegal Diturunkan, Empat Hari Pengawasan Tim Dokter

TC Timnas Indonesia Mulai 9 Februari, Pelatih Shin Tae-yong Panggil 34 Pemain, Rencananya Pekan Ini

Jadwal Liga 1 2020 Sudah Beredar, PSIS Semarang Bertanding Mulai Maret, Dua Away Satu Home

Mulai saat itulah, Italia menyatakan keadaan darurat setelah terungkap dua turis China yang dites positif terkena virus corona berada dalam kelompok tur keliling negara itu.

Melalui The Times dan dilansir dari Intisari.grid.id, Selasa (4/2/2020), terlaporkan, setelah menunjukkan tanda-tanda virus, mereka dilarikan dari kamar hotel di ibukota Italia.

Setelah dites, hasil pun menunjukkan mereka positif.

Mereka telah tinggal di hotel Palatino di kota yang saat ini dijaga oleh polisi Italia.

Pasangan itu sekarang dalam kondisi stabil.

Tetapi 18 orang dari kelompok wisata yang sama telah dibawa ke rumah sakit di Cassano, selatan Roma.

Berita itu akan meningkatkan kekhawatiran wabah di Eropa karena virus itu menyebar dari orang ke orang di dekatnya, seperti flu.

Penyakit ini dapat ditularkan melalui bersin atau batuk, yang dapat berjalan beberapa kaki dan tetap menggantung di udara hingga 10 menit.

Aksi di Inggris

Perdana Menteri Guiseppe Conte menjanjikan dana sebesar € 5 juta (Rp75,7 miliar) untuk memerangi penyebaran virus.

Sumber: Intisari
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved