Berita Kesehatan
Berikut Hasil Studi WHO, Bahaya Kamper Kalau Sembarangan Penempatannya
Pada kamper yang banyak dipakai masyarakat saat ini, sedikitnya ada 2 zat kimia berbahaya terkandung di dalamnya.
Paparan kamper melalui mata, juga dapat menyebabkan radang, iritasi, dan kemerahan pada mata.
Selain itu, kornea juga dapat mengalami kerusakan sehingga penglihatan korban menjadi kabur.
Bila racun terpapar melalui kulit, dapat menyebabkan iritasi kulit, rasa panas, reaksi alergi dan ada rasa gatal-gatal.
Gangguan kesehatan yang lebih serius bisa terjadi jika kamper tertelan.
Akibat yang ditimbulkannya adalah iritasi saluran pencernaan dan mengakibatkan mual, muntah, dan diare.
Bahkan sebuah studi telah dilakukan oleh organisasi kesehatan dunia, WHO.
Apabila terjadi kontak langsung antara zat kamper dengan bayi secara perkutan (penyerapan melalui kulit) dan paparannya sering secara berlebihan, dapat meningkatkan kadar bilirubin dalam darah dan akan mengganggu sistem syaraf pusat.
Walaupun begitu, bukan berarti kamper tak boleh digunakan, asal caranya benar.
• Guru Bejat Cabuli Siswa SMP di Banjarnegara, Pelaku Lampiaskan Nafsu Tiap Dua Minggu
• Sepasang Tamu Hotel Ditemukan Meninggal di Baturraden, Petugas Masuk Kamar Gunakan Kunci Cadangan
Berikut ini tips menggunakan kamper agar terhindar atau meminimalisir bahaya pada kesehatanmu.
- Gunakan kamper hanya pada tempat-tempat yang tinggi dan lemari penyimpanan yang memiliki tutup.
- Sebelum digunakan, kamper sebaiknya dimasukkan dalam wadah khusus, sehingga tidak mudah tumpah dan tercecer.
- Pilihlah kamper yang tidak berwarna karena ada tambahan zat pewarna yang mungkin berbahaya.
- Sebisa mungkin pilih kamper berukuran besar, bukan butiran kecil, untuk menghindari risiko tertelan oleh anak-anak.
- Simpan kamper dalam wadah tertutup dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.
- Jangan menggunakan kamper pada lemari penyimpanan pakaian bayi, karena rentan memecahkan sel darah merah bayi (hemolisis).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bahaya-kamper-dunia-kesehatan.jpg)