DPRD Jateng

Sinergi Anggota Dewan Jateng dan Media Demi Terciptanya Keterbukaan Informasi

Usulan membentuk forum khusus media online (daring) mencuat dalam dialog interaktif yang diselenggarakan Sekertariat DPRD Jateng.

Tribun Jateng/ Mamdukh Adi Priyanto
Ketua DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto saat dialog interaktif dengan awak media 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Usulan membentuk forum khusus media online (daring) mencuat dalam dialog interaktif yang diselenggarakan Sekertariat DPRD Provinsi Jateng di Hotel Kesambi Hijau Semarang, Senin (17/2/2020).

Saat ini sudah ada dua wadah organisasi media di lingkungan pemerintahan Provinsi Jateng yang mendapatkan penganggaran yakni Forum Wartawan Provinsi-DPRD Jateng dan Kelompok Diskusi Wartawan.

Usulan pembentukan forum media online tersebut didasarkan karena perkembangan media yang semakin masif.

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun! Berteduh di Gubuk, Wasit Disambar Petir hingga Tewas di Jepara

Cerita Firasat Dea Putri Mayor TNI Bambang Saputra Asal Semarang Gugur Helikopter Jatuh di Papua

Terungkap Teka-teki Pemilik Mobil Dinas untuk Latihan Nyetir di Pekalongan, Sempat Viral di Medsos

Manajemen PSIS Semarang Soroti Kondisi Fisik Flavio Beck Junior

Apalagi dengan perkembangan era teknologi sekarang ini.

"Kami akan meninjaunya lebih dulu. Apakah memungkinan untuk membuat satu lagi wadah khusus media online atau justru menggabungkan semua forum yang kini ada," kata Ketua DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto, yang menjadi pembicara utama dalam forum tersebut.

Harapannya tidak ada stigma media ini medianya dewan dan ini medianya gubernur, tapi menjadi satu.

"Nanti akan saya sampaikan, karena di luar kelihatan ini orangnya gubernur, ini orangnya DPRD padahal media itu independen," ujarnya.

Selain usulan membentuk forum media khusus online, acara bertajuk 'Dialog Interaktif Pimpinan Dewan, Anggota Dewan, Komisi DPRD Provinsi Jawa Tengah melalui Media Masa' Itu juga menghasilkan adanya gagasan.

Antara lain, menjadikan acara dialog interaktif ini kegiatan rutin dua atau empat bulanan sekali dengan mengangkat tema-tema tertentu.

Adapun tujuannya sebagai ajang silahturahmi antara anggota dewan dan media demi terciptanya keterbukaan informasi ke masyarakat.

Lewat keterbukaan informasi, kata dia, diharapkan isu-isu krusial yang ada di tengah masyarakat dapat tersampaikan dan bersama-sama dilakukan pembenahan.

Seperti halny isu kemiskinan di Jateng, dimana masih ada 14 daerah yang angka kemiskinannya masih tinggi.

"Jateng 10,58 persen angka kemiskinan, lebih rendah nasional. Tapi 14 daerah lebih tinggi, seperti Kebumen yang angka kemiskinan sampai 16 persen," imbuhnya. (mam)

Kisah Suratinah : Buruh Pabrik Boneka yang Kena PHK, Kini Sukses Jadi Pengusaha Boneka di Magelang

Delapan Calon Paslon Kepala Daerah Terima Rekomendasi PDIP, Rabu Diserahkan di Jakarta

56 Sertifikat Dibatalkan BPN, Warga Kebonharjo Semarang Pasang Spanduk Siap Berperang

Media Luar Negeri Sebut Pelatih Timnas Shin Tae-yong Bakal Bikin Sengsara Vietnam dan Thailand

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved