DPRD Kabupaten Pekalongan

Korban Terdampak Banjir Pekalongan Mulai Terserang Gatal-gatal

Lebih sepekan terendam banjir, masyarakat korban banjir mulai terserang penyakit gatal-gatal.

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Lebih sepekan terendam banjir, masyarakat korban banjir mulai terserang penyakit gatal-gatal.

"Dari hasil pantauan di Kecamatan Wonokerto, kondisi pengungsi sehat, namun banyak warga yang mengeluh penyakit gatal-gatal," kata Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun.

Itu disampaikan Hindun kepada Tribunjateng.com seusai memberikan bantuan banjir bersama Istri Keluarga Dewan (IKD) Kabupaten Pekalongan, di Desa Wonokerto Kulon, Kecamatan Wonokerto, Sabtu (29/2/2020).

Jampersal di Kendal Belum Optimal, Tahun Lalu Mentok Cuma 66 Persen

BREAKING NEWS, Pria Tanpa Identitas Meninggal di Depan Kantor PN Semarang, Ini Ciri-cirinya

Dragan Sebut Persipura Jayapura Cetak Gol Karena Kesalahan Lini Belakang PSIS Semarang

Tanah Menyerupai Bubur Sudah Meluas, Warga Desa Jolosekti Diminta Waspada, BPBD Batang Pasang EWS

"Saya tadi meminta kepada Puskemas Wonokerto 1 untuk jemput bola kepada pengungsi banjir."

"Kemudian, terkait obat-obatan sudah lengkap tinggal pendistribusian serta pemeriksaan yang harus merata," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Wonokerto 1 dr Agustina Rusmawati mengatakan, dalam menghadapi musibah banjir, pihak melakukan jemput bola ke masyarakat yang terendam banjir.

"Ada 8 desa binaan Puskesmas Wonokerto 1 yang terendam banjir."

"Yakni Desa Api-api, Wonokerto Kulon, Tratebang, Pesanggrahan, Bebel, Pecakaran, Rowoyoso, dan Semut."

"Ketinggian di delapan desa tersebut bermacam-macam dari 20 hingga 50 sentimeter," kata dr Agus kepada Tribunjateng.com, Minggu (1/3/2020).

Menurutnya, program puskesmas jemput bola nantinya berlokasi di rumah warga yang tidak terendam air.

"Program jemput bola dilakukan karena, kondisi jalan yang ke arah puskesmas terendam air yang lumayan tinggi."

"Kemudian, penyakit yang sering terjadi saat banjir yaitu gatal-gatal dan diare."

"Dalam sehari, ada 100 pasien yang dilakukan pemeriksaan kesehatan," ujarnya.

Agus mengungkapkan, untuk stok obat-obatan di puskesmas saat ini masih aman.

"Kemarin dari dinas kesehatan kabupaten dan provinsi sudah mengirimkan bantuan obat-obatan," tambahnya. (Indra Dwi Purnomo)

Persekat Tegal Cetak Delapan Gol, Menang Telak Hadapi Africa Selection, Abong: Kami Kelelahan

100 PPK Dilantik, Ketua KPU Kendal: Ibarat Hidup di Aquarium, Bakal Selalu Jadi Sorotan

BREAKING NEWS, Pria Tanpa Identitas Meninggal di Depan Kantor PN Semarang, Ini Ciri-cirinya

Kecelakaan di Bandungan, Bus Rem Blong, Tabrak Empat Kendaraan, Pembonceng Motor Meninggal

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved