Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wabah Virus Corona

Amerika Sabotase Masker dari China Pesanan Jerman Sejumlah 200 Ribu Unit di Bandara Thailand

Senator Jerman asal Berlin, Andreas Geisel, yang menceritakan kisah “pembajakan” masker untuk Jerman dari China, di tengah pandemi global virus Corona

Editor: m nur huda
Shopee
Ilustrasi Masker 3M 

TRIBUNJATENG.COM, BERLIN Amerika dikabarkan membajak atau sabotase masker dari Jerman yang merupakanpesanan Jerman.

Hal itu diungkap Senator Jerman asal Berlin, Andreas Geisel, yang menceritakan kisah “pembajakan” masker untuk Jerman dari China, di tengah pandemik global virus Corona.

“Kami menganggap ini sebagai pembajakan era modern. Ini bukan bagaimana Anda berurusan dengan mitra transatlantik, ”kata Geisel menunjuk AS di balik penyerobotan barang penting ini.

Jerman mengimpor masker 3M dari pabrik di China. Barang dikirim ke Bangkok, Thailand, untuk selanjutnya akan diteruskan ke Jerman.

Jokowi Tak Melarang Mudik, Wali Kota Solo: Mumet Aku, Harus Ada Aturan Tegas

Getaran Muka Bumi Berkurang karena Corona Sebulan Ini, Gempa Makin Mudah Terdeteksi

Berhenti Merokok Perkuat Imun di Tengah Pandemi Corona Menurut Dokter Yeffry dari RS Telogorejo

Link Live Streaming Misa Online Minggu Palma 5 April 2020, Keuskupan Agung Semarang dan Jakarta

Namun saat tiba di Thailand, masker 3M sejumlah 200.000 unit itu dipindahkan ke pesawat kargo tujuan AS.

Kasus serupa tak hanya menimpa Jerman, tapi juga Prancis dan Kanada. Kabar ini dirilis Russia Today dan media Prancis RFI, Sabtu (4/4/2020).

Wabah virus Corona yang menghajar AS memaksa Presiden Donald Trump dan pemerintahan negara itu mengambil segala cara dan langkah ekstrem, termasuk pengadaan alat medis standar.

AS juga menerima ventilator Aventa-M, produk perusahaan KRET di Ural, Rusia. Perusahaan ini masuk daftar yang dijatuhi sanksi sepihak oleh Washington sejak 2014.

Gedung Putih menekan produsen peralatan keselamatan 3M untuk meningkatkan impor masker dari pabrik-pabriknya di China.

Viral Ojol 59 Tahun Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km, Tertipu hanya Ditinggali Sandal

Ciri-ciri Penipu Driver Ojol 59 Tahun Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km, Kumis Tipis

Orangtua Tunggu Lama di Gerbang Sekolah, Ternyata Anaknya Dibunuh dan Diperkosa Pembina Pramuka

Oknum Pembina Pramuka Pemerkosa dan Pembunuh SIswi SMP: Saya Suka Sama Dia

Trump pada Kamis lalu secara terbuka berjanji masker 3M akan dibayar berapapun harganya, asal masuk pasar AS.

Jika tidak ada harga yang harus dibayar oleh pabrikannya.

Kepada Der Tagesspiegel, Andreas Geisel mengatakan, masker-masker yang dipesan Jerman pekan lalu itu tidak pernah sampai ke Berlin.

Kepala Polisi Berlin, Barbara Slowik, mengatakan kepada Tagesspiegel, ia yakin perusahaan 3M mengalihkan pengiriman karena larangan ekspor pemerintah AS.

Perusahaan membantah tuduhan itu, sementara juru bicara Gedung Putih mengatakan kepada surat kabar Jerman lain, tuduhan pembajakan itu "sepenuhnya salah."

Di Kanada pekan lalu, Le Journal de Montreal melaporkan pengiriman masker menuju rumah sakit di kota dialihkan ke negara bagian Ohio, AS.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved