Wabah Virus Corona

Curhat WNI di India yang Tak Bisa Pulang: Kami seperti Tahanan di Penjara

Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) di India tak bisa pulang ke Indonesia. Di antara dari mereka merupakan jemaah yang mengikuti tabligh akbar

MALAY MAIL
Polisi India melakukan tindakan represif ke warga yang nekat keluar rumah saat lockdown diberlakukan pada hari pertama, Rabu (25/3/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) di India tak bisa pulang ke Indonesia.

Di antara dari mereka merupakan jemaah yang mengikuti tabligh akbar di Nizamuddin, Delhi.

"Tolong, kami berhadap segera dievakuasi," kata Arif kepada Tribun Network, Selasa (16/4/2020).

Arif harap-harap cemas, karena tak kunjung bisa pulang ke Indonesia.

Pasien Positif Corona di Kober Purwokerto Akhirnya Mengaku Peserta Ijtima Jamaah Tabligh Gowa

Hoaks Sabam Sirait Meninggal Dunia, Maruar Sirait : Sehat Wal Afiat

Bukan 46 Orang, RSUP Kariadi Semarang Klarifikasi Jumlah Tenaga Medis Positif Corona, Ini Rinciannya

Selepas Pesta Miras Ciu, Remaja Putri Mabuk di Semarang Ini Dianiaya Pria Hingga Babak Belur

Ia merupakan seorang WNI yang mengikuti jemaah tabligh akbar di Nizamuddin.

Arif meminta Pemerintah Indonesia mengevakuasi para jemaah.

Ia kemudian mengarahkan wawancara kepada perwakilan jemaah tabligh akbar, yakni Ustaz Marjuk Temboro.

Marjuk bercerita seluruh WNI yang mengikuti tabligh akbar sudah mempersiapkan perjalanan ke India dengan matang.

Mereka berangkat ke India pada Februari dan dijadwalkan pulang pada 18 Maret 2020.

Tiket pulang pun sudah dimiliki.

Halaman
1234
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved