Berita Semarang

BRT Trans Semarang Hentikan Sementara Pengoperasian Halte Bandara Ahmad Yani

BRT Trans Semarang mulai menghentikan pengoperasian halte BRT di Bandara Ahmad Yani Semarang pada Minggu (26/4).

tribunjateng/WAHYU SULISTYAWAN
ILUSTRASI 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - BRT Trans Semarang mulai menghentikan pengoperasian halte BRT di Bandara Ahmad Yani Semarang pada Minggu (26/4).

Hal ini dilakukan setelah Bandara Ahmad Yani menghentikan sementara penerbangan komersil sejak tanggal 25 April hingga 31 Mei 2020.

Plt Kepala BLU Trans Semarang, Hendrix Setyawan mengatakan bahwa bus koridor V yakni yang melayani perjalanan dari Meteseh-Bandara-PRPP tetap akan beroperasi seperti biasa.

Program Ini Talkshow Host Sule, Andre Taulany, dan Raffi Ahmad Pamit, Ini Penjelasan Net TV

Dewi Sandra Ungkap Alasan Bungkam Soal Kematian Glenn Fredly Mantan Suaminya

Viral Akun Reemar Martin Artis Tik Tok Filipina Diserang Netizen +62, Sempat Hilang Di-Report

Polisi Menangkap Istri Majikan Penganiaya Pembantu di Graha Padma Semarang, Statusnya Tersangka

Hanya saja halte di Bandara Ahmad Yani Semarang tidak dioperasikan sehingga bus tidak melintasi halte tersebut langsung menuju PRPP.

"Mulai hari ini (26/6) sudah kami tidak operasikan.

Hal ini untuk mendukung penghentian sementara layanan penerbangan komersial di Bandara Ahmad Yani," katanya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya tidak membatasi sampai kapan halte bandara tersebut akan dioperasikan kembali.

Menurutnya pihaknya akan beroperasi kembali mana kala penerbangan komersial kembali dibuka.

"Sampai kapannya ya menyesuaikan pengoperasian penerbangan komersial dilakukan.

Ketika sudah beroperasional maka halte akan dioperasikan dan bus akan melintasi," katanya

Di sisi lain dalam pengoperasian BRT, pihaknya menerapkan protokol-prorokol kesehatan sesuai prosedur.

Seperti warga yang hendak naik BRT diwajibkan untuk menjalani pengecekan suhu badan dan wajib menggunakan masker.

"Ada 9 titik halte dan 5 halte transit yang dilengkapi dengan alat pengecek suhu untuk dilakukan pengecekan suhu.

Penumpang dengan suhu di atas 37,5 tidak diperkenankan naik," pungkasnya. (dap)

Disdikbud Kendal Perpanjang Masa Belajar di Rumah untuk Pelajar hingga 13 Mei 2020

1.800-an Guru Tidak Tetap di Kendal Bisa Digaji dari Dana BOS

Di Masa Pandemi Corona, Operasi Ketupat Candi 2020 di Kebumen Ditambah jadi 37 Hari

Bak Spider Man, Warga Cilacap Ini Panjat Rumah di Kebumen Lalu Curi Uang Rp 1 Juta

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved