Breaking News:

PKM Semarang

Petugas Pos Pantau Kampung Kali Semarang Temukan Pengendara dari Jakarta Suhunya 38 Derajat

Hari pertama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM), petugas pos pantau Kampung Kali menghentikan kendaraan berplat nomor luar kota.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muh radlis
IST
Petugas gabungan melakukan pemantauan dan sosialisasi di pos pantau dalam kota pada hari pertama diberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat, Senin (27/4/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Hari pertama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM), petugas pos pantau Kampung Kali menghentikan kendaraan berplat nomor luar kota.

Saat dilakukan pengecekan, satu pengendara mengaku dari Jakarta dan baru tiba di Semarang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, Senin (27/4/2020).

Viral Akun Reemar Martin Artis Tik Tok Filipina Diserang Netizen +62, Sempat Hilang Di-Report

MAU KE SEMARANG BACA INI! Mulai Hari Ini Kendaraan Bukan Plat H akan Dihentikan

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun! 3 Pasien PDP Corona di Kabupaten Semarang Meninggal

Pelatih PSIS Dragan Sebut Indonesia Bisa Jadi Satu-satunya Negara yang Tak Lanjutkan Kompetisi

"Saat kami cek suhu tubuhnya dengan thermogun, ternyata mencapai 38 derajat.

Saat ini orang tersebut ditangani Dinas Kesehatan Kota Semarang," papar Fajar.

Lebih lanjut, Fajar mengatakan, saat Satpol PP Kota Semarang dan petugas gabungan menggelar check point serta sosialisasi pelaksanaan PKM di Kota Semarang di beberapa pos pantau yang berada di dalam kota, masih dijumpai warga yang tidak menggunakan masker ketika keluar rumah.

"Dari pengecekkan hari pertama PKM, masih kami dapati masyarakat yang tidak menggunakan masker, tapi secara keseluruhan 97 persen pengendara baik mobil atau motor telah mengenakan masker," ujar Fajar.

Fajar menandaskan, pengendara yang tidak mengenakan masker langsung diberi teguran secara lisan.

Dia berharap, masyarakat bisa mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran covid-19 selama masa PKM.

"Kunci keberhasilan dalam menekan penyebaran covid-19 ini adalah kedisiplinan warga, saya berpesan jaga kesehatan, selalu gunakan masker kemanapun pergi dan selalu jaga jarak dan yang terpenting patuhi aturan pemerintah," pintanya.

Sementara, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, pihaknya membatasi kapasitas kendaraan sebanyak 50 persen.

Pengecekan suhu tubuh pengendara juga dilakukan.

Jika suhu tubuh tinggi, tim medis dari Dinas Kesehatan di setiap pos pantau akan langsung meminta pengendara untuk karantina. (eyf)

Begini Kondisi Terminal Tipe A Bulupitu Purwokerto Sejak Mudik Dilarang

Pemberlakukan PKM di Kota Semarang, Patroli Polisi dan TNI Akan Dilakukan Secara Masif Tanpa Jeda

Butuh Bantuan Tim Anti Street Crime Polrestabes Semarang? Warga Bisa Hubungu di Nomor Ini

UPDATE Virus Corona 27 April 2020, 3 Warga Banjarnegara Peserta Ijtima Gowa Dinyatakan Positif

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved