Berita Pekalongan

Tak Biasa, Anak-anak di Pekalongan Bermain Petasan di Tengah Jalan Tol Pemalang-Batang

Jalan tol wilayah Pekalongan Batang Tol Road (PBTR) lenggang. Dijadikan segerombolan anak-anak untuk bermain di tengah jalan tol.

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Di saat pendemi virus corona, sebaiknya tetap berdiam diri di rumah mengikuti anjuran dari pemerintah.

Apalagi disarankan juga untuk membatasi, aktivitas di luar rumah dan melakukan sosial distancing.

Dengan adanya imbauan tersebut kondisi jalan seperti di jalan tol wilayah Pekalongan Batang Tol Road (PBTR) lenggang.

Melihat kondisi lenggang, dijadikan segerombolan anak-anak untuk bermain di tengah jalan tol.

Update Corona 4 Mei di Solo Raya: Sukoharjo Tertinggi 40 Kasus, Klaten Masih Nihil Kematian

Kontak dengan Klaster Ijtima Ulama Gowa Positif Corona, Warga Sekampung di Kulonprogo Harus Isolasi

Pemerintah Siapkan Aturan THR Pekerja Swasta Bisa Ditunda, THR PNS Cair Sesuai Jadwal 

Sering Chat Istri Orang, Pria Ini Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk

Kasi Pelayanan Lalu Lintas PBTR Zakaria saat dihubungi Tribunjateng.com mengatakan, di ruas jalan tol
Pemalang-Batang, sejak awal ramadhan selepas salat subuh masyarakat
wilayah Kecamatan Bojong dan sekitarnya masuk ke area exit Tol Bojong yang saat ini dalam kondisi tahap konstruksi.

"Sejak awal puasa banyak anak-anak yang bermain di exit tol, untuk lokasi tepatnya di Simpang Susun Bojong, KM 331 jalur b, atau dari arah Jakarta hendak ke Semarang."

"Kalau anak-anak sering masuk tol, usai salat subuh sekitar pukul 04.30 WIB," kata Zakaria, Senin (4/5/2020).

Menurutnya, karena tidak adanya petugas dari proyek banyak masyarakat untuk masuk ke dalam jalur tol.

"Banyaknya anak-anak yang masuk tol dan bermain itu, atas laporan dari pengguna jalan tol. Laporan tersebut, langsung kami laksanakan dan setelah dilakukan patroli petugas mendapati anak-anak
yang sedang bermain baik diluar jalan tol maupun didalam jalur tol dan beberapa
ada yang sedang menyalakan petasan."

"Petugas langsung segera menegur dan membubarkan masyarakat yang sedang bermain, untuk segera keluar dari jalur tol dan exit tol," ujarnya.

Akan tetapi setelah petugas pergi, masyarakat kembali memasuki area jalur tol untuk bermain.

Zakaria mengungkapkan, petugas juga sudah memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa jalan tol bukan untuk bermain. Karena, apabila bermain di tol membahayakan pengguna jalan tol.

"Saya mengimbau kepada masyarakat, untuk tidak kembali bermain di area exit tol Bojong. Karena sangat membahayakan keselamatan bagi pengguna jalan tol yang melintas dan masyarakat itu sendiri yang bermain di jalan tol," ungkapnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved