Berita Pati

KABAR BAIK, Kabupaten Pati Catatkan Zero Kasus Positif Corona

Bupati Pati Haryanto mengatakan, saat ini, basis data Covid-19 Kabupaten Pati menunjukkan tidak adanya kasus positif.

IST
Bupati Pati Haryanto di Kantor Pos Pati, Rabu (13/5/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Bupati Pati Haryanto mengatakan, saat ini, basis data Covid-19 Kabupaten Pati menunjukkan tidak adanya kasus positif.

"Alhamdulillah sejak kemarin sore kita zero (kasus positif). Jadi, sudah tidak ada pasien positif di rumah sakit. Semua pasien positif corona asal Pati, yang sebelumnya ada enam, kemarin sudah pulang," terang dia usai pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) di Halaman Kantor Pos Pati, Rabu (13/5/2020).

Menurut Haryanto, tren penularan virus corona di Kabupaten Pati memang mulai menurun setiap harinya.

BREAKING NEWS: Pejabat Pemkot Salatiga Positif Corona, Puluhan Orang Dilakukan Rapid Tes

Ternyata Perekam Video Viral Perkelahian Anak di Tuntang Semarang Bukan Orangtuanya, Tapi . .

Nining Kaget Ada Orang Asing Masuk Ke Rumah, Bilang Cari Monika lalu Minta Sprei dan Panci

Jam Kematian Trump, Nama Papan Iklan Berisi Jumlah Korban Virus Corona di New York Times Square

Saat ini, tersisa 6 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih menunggu hasil swab.

Dua orang dirawat di RSUP Dr Kariadi Semarang, satu orang di RSUD Soetrasno Rembang, satu orang di RSUD Loekmono Hadi Kudus, dan dua orang di RSUD Soewondo Pati.

Haryanto yang merupakan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Kabupaten Pati juga menjelaskan, sejauh ini terdapat 9 kasus meninggal di basis data Covid-19 Pati.

"Akan tetapi yang positif (corona) hanya satu orang," imbuhnya.

Sementara itu, lanjut dia, jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) masih ada tiga.

Mereka masih menunggu hasil tes swab ulang.

Sebagai langkah antisipasi kembali munculnya penularan corona, sebut Haryanto, pihaknya telah mendatangkan tiga ribu alat rapid test yang kemudian dibagikan ke Puskesmas dan rumah sakit.

"Alat tersebut kemarin sudah dibagikan oleh wakil bupati ke berbagai Puskesmas dan rumah sakit.

Kita bagikan agar begitu ada info keluarga terpapar bisa langsung ditracking dan tracing," tandasnya. (Mazka Hauzan Naufal)

KDRT Rawan Terjadi Selama Pandemi Virus Corona, DP3A Kota Semarang Minta Warga Aktif Melapor

Penutupan Jalan Protokol di Purwokerto Diperluas, Berikut Daftarnya

Pandemi Virus Corona, Kidsmotion Sudah 7 Pekan Selenggarakan Kelas Online

Beberapa Kali Operasi Pasar, Harga Gula Pasir di Kendal Masih Tinggi

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved