Breaking News:

Berita Viral

Viral Denda Minimal Rp 250 Ribu Saat Razia Masker di Kendal, Ini Penjelasan Pemkab

Masyarakat Kabupaten Kendal dihebohkan pesan berantai yang berisi tentang informasi akan diterapkannya razia pemakaian masker bagi masyarakat Kendal y

Shutterstock
Ilustrasi virus corona, gejala virus corona, isolasi mandiri, karantina, work from home (WFH), social distancing, masker 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Masyarakat Kabupaten Kendal dihebohkan pesan berantai yang berisi tentang informasi akan diterapkannya razia pemakaian masker bagi masyarakat Kendal yang akan dilaksanakan mulai, Senin (22/6/2020).

Isi pesan tersebut menyebutkan 3 hal yang menjadi sanksi bagi siapa saja yang melanggar.

Meliputi, menyapu (membersihkan) fasilitas umum, menyanyikan lagu wajib, dan denda minimal Rp 250 ribu.

Pengumuman tersebut ditujukan pada razia masker bagi pengguna jalan dalam skala kecamatan.

Cerita di Balik Jembatan Gantung Pemicu Adrenalin di Colomadu

PKM Semarang Diperpanjang hingga 5 Juli, Tempat Wisata Boleh Dibuka dengan Syarat

PKM Semarang Diperpanjang Lagi 14 Hari Mulai 22 Juni, Tapi Ada Pelonggaran untuk Tempat Hiburan

Foto-foto Kunjungan Panglima TNI dan Kapolri di Mal Semarang, Semua Sesuai SOP

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kendal, Moh Toha menegaskan, Pemkab Kendal tidak sama sekali menerapkan sanksi berupa nominal uang. Yang ada, hanyalah sanksi sosial dengan bentuk beraneka ragam.

"Tidak ada denda uang," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Sabtu (20/6/2020).

Adapun, sanksi lain yang tercantum dalam pesan tersebut berupa membersihkan fasilitas umum atau lingkungan sekitar memang betul adanya.

Sebagaimana yang sudah disampaikan Bupati Kendal Mirna Annisa usai rapat PKM bersama OPD terkait.

Moh Toha menambahkan, adapun bentuk sanksi sosial lain yang bersifat mendidik bisa saja diterapkan guna mengingatkan warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Terlebih saat Kabupaten Kendal kini disebut sebagai zona merah covid-19.

"Yang jelas adanya sanksi sosial dan mulai efektif senin sesuai yang disampaikan bupati," ujarnya.

Dalam razia penerapan protokol kesehatan itu nantinya akan melibatkan pejabat di lingkungan pemkab Kendal, kepolisian, TNI, Satpol PP, dan juga Dinas Perhubungan.

Berikut isi pesan berantai yang viral di sosial media maupun group whatsapp,

Assalamualaikum Wr...Wb...
Mohon Ijin Kepada Semua Masyarakat Bahwa: Mulai Senin besok 22 Juni 2020. Pemda Kendal akan melaksanakan razia masker (dalam rangka melaksanakan protokol protokol kesehatan). Bagi pengguna jalan raya dalam skala kecamatan.

Dan bagi pelanggar akan dikenakan sanksi sosial:

1. Menyapu Fasum
2. Menyanyikan Lagu Wajib
3. Denda Minimal Rp 250.000

Adapun razia ini akan melibatkan beberapa unsur, Kepolisian, TNI, Satpol PP, Dishub, dan 3 Pilar.

Wassalamualaikum Wr Wb.

Isi pesan berantai yang viral di sosial media tentang sanksi atau denda saat razia masker.
Isi pesan berantai yang viral di sosial media tentang sanksi atau denda saat razia masker. (Istimewa)

(Sam)

Wisata Air Owabong Purbalingga Gelar Simulasi New Normal

Lagi Sungai Bengawan Solo Tercemar Limbah, PDAM Semangi Terancam Kesulitan Air Baku

UIN Walisongo Semarang Beri Keringanan UKT, Begini Cara Mengurusnya.

Tim Pemakaman Jenazah Kudus Rela Tidak Dibayar Hingga Isolasi Mandiri di Tandon Air

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved