Breaking News:

Berita Semarang

Pria di Semarang Ini Ngaku Dirampok Rp 7 Juta, Ternyata Uang Habis untuk Judi Online

Membuat laporan palsu bahwa dirinya dirampok oleh tiga orang dan ditodong senjata api di wilayah Sendowo, Kawasan Kota Lama Semarang, Minggu (5/7/2020

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: m nur huda
Istimewa
Polisi menginterogasi tersangka yang sempat mengaku kerampokan dan ditodong senjata api di wilayah Sendowo, Kawasan Kota Lama Semarang, Minggu (5/7/2020) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tim Resmob Elang Utara Polsek Semarang Utara mengamankan seorang pria yang mengaku dirampok.

Pria yang bernama Syamsyul Hilal (29) itu awalnya membuat laporan palsu bahwa dirinya dirampok oleh tiga orang dan ditodong senjata api di wilayah Sendowo, Kawasan Kota Lama Semarang, Minggu (5/7/2020) kemarin malam.

“Tim Elang Utara mendapat info adanya perampokan di Sendowo. Orang yang semula kami anggap korban mengatakan bahwa uang tujuh juta rupiah diserahkan perampok, ngakunya,” ungkap Katim Resmob Elang Utara Aiptu Agus Supriyanto kepada Tribunjateng.com, Senin (6/7/2020).

Tok! Kapolrestabes Semarang Kalah di Praperadilan, Penetapan Tersangka Bos Aguaria Jadi Tidak Sah

Pelaku Penampar Perawat di Semarang Jalani Sidang Perdana

Pelaksanaan UTBK Hari Kedua di Kampus Undip Pleburan, 12 Peserta Tidak Ikut Sesi Pertama

Status Tanggap Darurat Dicabut, Dishub Salatiga Masih Larang Bus Melintas di Jalur Kota

Ia bersama anggota timnya bergegas menuju lokasi kejadian.

Setelah ditemui, lanjutnya, orang yang mengaku kerampokan tersebut justru terlihat takut dengan polisi.

“Diminta rekonstruksi kejadian, ia malah bingung. Akhirnya kami interogasi dan ia mengaku kalau berbohong.
Ternyata uang tujuh juta habis buat judi online,” ungkap pria yang kerap disapa Agus Arab tersebut.

Akhirnya orang yang berpura-pura kerampokan tersebut menjadi tersangka.

“Itu adalah modus, pura-pura jadi korban perampokan karena ia ada hutang di kantornya yang bergerak di bidang jasa angkut antar barang online,” ujar Agus.

Tersangka yang merupakan warga Mangkang Wetan, Tugu, Kota Semarang itu telah diserahkan ke Polsek Semarang Tengah untuk pemeriksaan lebih lanjut karena lokasi kejadian masuk di wilayah Semarang Tengah.
(tribunjateng/rez)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved