Berita Semarang
Ratnawati Jalan Kaki Datangi Rumah Murid Penuhi Hak Mendapat Ilmu di Tengah Pandemi
Waktu menunjukan Pukul 07.00 WIB kurang, saat para pengajar di TK IT Al Kamilah, Banyumanik Kota Semarang sibuk menyiapkan materi untuk peserta didikn
Penulis: budi susanto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Waktu menunjukan Pukul 07.00 WIB kurang, saat para pengajar di TK IT Al Kamilah, Banyumanik Kota Semarang sibuk menyiapkan materi untuk peserta didiknya.
Sebelum memulai kegitan, hand sanitizer, masker, serta face shield mereka kenakan.
Usai bersiap, mereka berjalan meninggalkan gedung sekolah menuju rumah siswa.
• Baru Nikah, Ansari Tega Bunuh Istri karena Salah Kasih Kembalian ke Pembeli, Ini Kesaksian Warga
• Sebelum Ditemukan Tewas, Ini Pesan Terakhir Editor MetroTV Yodi Prabowo ke Suci, Pacar Curigai Ini
• Resep Donat Kentang dan Cara Membuatnya, Anti Gagal dan Pasti Empuk
• Kisah Nyata : Vokalis Band Elkasih Terkena Stroke Diceraikan Istri hingga Diantar ke Panti Jompo
Langkah para pahlawan pendidikan tersebut mengiringi berjalannya program home visit yang baru digelar TK IT Al Kamilah dalam sepekan.
Para pengajar itu harus berjalan di pemukiman warga untuk memberikan ilmu mendatangi satu persatu rumah siswanya.
Sesampainya di rumah siswanya, mereka nampak teliti dan sabar mengajarkan ilmu agama serta materi pelajaran lainya.
Matahari pun semakin meninggi, namun kewajiban memberi ilmu yang dilakukan para pengajar itu belum juga kunjung usai.
Meski penuh perjuangan dalam melaksanakan tugas, namun wajah para guru tersebut tak terlihat muram.
Bahkan menurut Ratnawati satu di antara pengajar di TK IT Al Kamilah, home visit menjadi pelepas kerinduan guru kepada muridnya.
"Murid-murid sangat senang kami kunjungi untuk belajar bersama.
Meski harus keliling dan mendatangi satu persatu rumah siswa, namun kami merasa lega karena bisa memberikan dan mengajarkan ilmu ke mereka," paparnya kepada Tribunjateng.com, Senin (27/7/2020).
Dilanjutkannya, murid yang ia ajar di TK IT Al Kamilah ada 12 siswa, di mana rumah muridnya tidak hanya di wilayah Banyumanik.
"Paling juah di Pudak Payung dan Ungaran, karena saya punya tanggung jawab mencerdaskan anak-anak, saya juga akan ke rumah mereka untuk memberikan ilmu," paparnya.
Ratnawati menuturkan, kegiatan home visit yang dilakukan sudah mendapat ijin dari wali murid dan pihak sekolah.
"Meski home visit kami tetap mematuhi protokol kesehatan, dan mengenakan Alat Perlindungan Diri (APD) saat berkunjung," jelasnya.