Breaking News:

Berita Kebumen

Konflik Urut Sewu Kebumen Berakhir, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa: Silakan Masyarakat Manfaatkan

Sengketa lahan antara masyarakat dengan TNI AD di Urut Sewu Kebumen berakhir usai TNI AD menerima sertifikat tanah dari Kementerian Agraria

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: galih permadi
ISTIMEWA
Menteri ATR/ Kepala BPN, Sofyan Djalil (depan kiri) dan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Sengketa lahan antara masyarakat dengan TNI AD di Urut Sewu Kebumen berakhir usai TNI AD menerima sertifikat tanah dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Rabu (12/8/2020).

Menteri ATR/ Kepala BPN, Sofyan Djalil, memberikan sertifikat tanah secara langsung kepada Kepala Staf TNI AD, Jenderal Andika Perkasa di Markas Kodam IV/Diponegoro.

Diharapkan dengan terselesaikannya permasalahan pertanahan di wilayah Urut Sewu ini menjadi contoh baik untuk penyelesaian permasalahan aset tanah TNI AD di wilayah lain.

Mengapa Malam Ini Wilayah Jateng dan Yogyakarta Diguyur Hujan? Ini Jawaban BMKG

Suasana Duka Selimuti Kediaman KH Ahmad Naqib Noor AH di Semarang

Kecelakaan Maut Tol Batang Pajero Tabrak Truk, Tewaskan Syifa Aldifan Umur 13 Tahun

Kasus Irwansyah Dihentikan, Laudya Cyntya Bella Sebagai Pemilik Saham Terbesar Buka Suara

"Kami berterimakasih atas perhatian dan dukungan dari bapak menteri sehingga legalitas aset berupa tanah di (Kecamatan) Ambal, Bulus Pesantren, dan Mirit ini kemudian bisa diberikan kepada TNI AD," kata Jenderal Andika.

Terkait pemanfaatan tanah tersebut, Andika menjelaskan tidak hanya akan digunakan untuk kepentingan TNI AD.

Namun, ia mempersilakan warga setempat untuk masih bisa menggunakannya.

Ia menjelaskan bahwa aset TNI di wilayah Urut Sewu, Kabupaten Kebumen, itu digunakan untuk uji coba senjata berat dan jajarannya tidak menggelar latihan di wilayah tersebut setiap hari sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat.

"Kerja sama apapun bentuknya kami siap, daripada nanti tidak bisa dimanfaatkan karena kami latihannya juga tidak setiap hari. Kami terbuka, dan kami siap," ucapnya.

Sehingga, jika tanah itu memiliki marginal utility yang lebih besar untuk mendukung pertumbuhan perekonomian, TNI sangat terbuka untuk saling bekerja sama.

Yang terpenting, kata dia, adalah secara legalitas tidak ada pelanggaran di dalamnya.

"Ini suatu pemikiran yang luas, tidak sektoral, kami mikirin semuanya yang penting semuanya winners, win-win solution, semua pemenang," ujarnya.

Kegiatan masyarakat yang sudah berjalan selama ini yakni penggalian pasir.(mam)

Inilah Sosok 4 Pelaku Penyerangan di Solo Ditetapkan Tersangka, Ini Ancaman Irjen Pol Ahmad Luthfi

MotoGP 2020 Seri Austria Rossi Ubah Motor Jadi Settingan Lawas: Saya Bisa Attack dan Pulihkan Posisi

Update Virus Corona Kota Semarang Rabu 12 Agustus 2020, Kecamatan Ngaliyan Paling Banyak

Konflik Urut Sewu Kebumen, Menteri ATR/BPN Serahkan Sertifikat Tanah ke TNI AD

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved