Berita Regional
Begini Cara Manulife Indonesia Optimalkan Layanan Nasabah di Era Pandemi Covid-19
Manulife Indonesia terus berkomitmen memberikan layanan penyedia solusi keuangan, dengan membantu para nasabah menjalani hari semakin baik.
Penulis: Ruth Novita Lusiani | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Manulife Indonesia terus berkomitmen memberikan layanan penyedia solusi keuangan, dengan membantu para nasabah menjalani hari semakin baik.
Hal ini terlihat salah satunya dalam bentuk pembayaran klaim terkait Covid-19 sejumlah Rp 54,5 miliar, per 9 November 2020.
Presiden Direktur & CEO Manulife Indonesia, Ryan Charland mengatakan adanya covid-19 memberikan tantangan tersendiri bagi Manulife Indonesia, terutama bagaimana cara untuk tetap terkoneksi dengan nasabah.
Baca juga: Wajah Preman Eks Terminal Terboyo Semarang yang Diringkus Setelah Jotos Penumpang Bus
Baca juga: Pak Guru Menangis Karena Semua Siswa Tak Muncul di Kelas Online, Ponsel Mereka Matikan
Baca juga: Dikabarkan Perangkat Desa di Sragen Terjaring Razia Bersama 3 Janda Dalam Hotel, Ini Faktanya
Baca juga: Wakil Bupati Karanganyar Menikah dengan Dokter Puskesmas, Tersipu Saat Ditanya Bulan Madu
Dengan adanya kondisi ini, Manulife Indonesia semakin menggalakkan digitalisasi dan memastikan para tenaga pemasar untuk tetap memberikan layanan melalui non-Face to Face.
“Begitu pula dengan layanan Customer Service yang tetap berupaya melakukan pelayanan kepada nasabah dengan cara yang berbeda bahkan ketika tanpa harus bertatap muka.
Kerjasama yang kuat antar tim Manulife Indonesia, baik karyawan maupun tenaga pemasar membuat upaya memenuhi kebutuhan nasabah dan bisnis tetap berjalan dengan baik meskipun dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi,” ucap Ryan Charland dalam siaran pers tertulisnya, Minggu, (29/11/2020).
Ditambahkannya, mendengarkan saran maupun kritik dari para nasabah adalah salah satu faktor penting dalam menjalankan bisnis perusahaan.
Secara berkala, Manulife Indonesia mengadakan pertemuan secara virtual dengan para nasabah dan mendengarkan keluhan-keluhan mereka untuk menjadikan layanan perusahaan semakin baik ke depannya.
Adapun sebagai upaya Manulife Indonesia untuk memberikan layanan yang lebih optimal terutama di era pandemi, perusahaan memaksimalkan langkah-langkah efektif yang sudah ada, diantaranya seperti memanfaatkan layanan non face to face untuk nasabah, memperluas aplikasi digital untuk nasabah guna memudahkan mereka dalam
mengakses layanan, seperti submit klaim, cek polis melalui MiAccount.
“Selain itu, kami juga bekerjasama dengan platform untuk memperluas jangkauan nasabah seperti dengan Halodoc.
Nasabah korporasi Manulife dapat memanfaatkan layanan ini untuk cek kondisi kesehatan mereka di aplikasi tersebut,” imbuhnya.
Sementara itu, berdasarkan Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLIK) 2019 yang dilakukan OJK menunjukkan, inklusi perasuransian sebesar 6,18 persen, jauh dibawah perbankan yang mencapai 73,88 persen.
Inklusi asuransi yang rendah menunjukkan ruang untuk industri ini berkembang masih sangat besar.
Ke depannya, Manulife Indonesia berharap lebih banyak lagi masyarakat Indonesia yang mulai sadar akan pentingnya asuransi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/manulife-indonesia-terus-berkomitmen-memberikan-layanan-terbaik-bagi-para-nasabahny.jpg)