Berita Jateng
Komisi C DPRD Jateng Siapkan Strategi Pacu Pendapatan Sektor Wisata
Pandemi Covid-19 menyebabkan pembatasan kegiatan masyarakat. Kondisi ini juga mengakibatkan pendapatan di sektor pariwisata lesu.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muh radlis
Seperti diketahui, Museum History of Java dikelola pihak swasta yakni Yayasan D'Topeng Kingdom. Masih satu grup dengan Museum Angkut Malang, Jatim Park 1 dan 2 serta museum Majapahit di Bali.
Rencananya akan ada satu museum lagi yang dihadirkan yakni Museum Perdamaian di Jombang, Jawa Timur.
Pada saat awal beridiri, museum ini melakukan pendekatan dengan dinas-dinas terkait di Provinsi Yogyakarta, antara lain Dinas Kebudayaan, Parisisata dan Pendidikan. Meski dikelola swasta namun pemerintah setampat tetap memberikan perhatian.
Seperti di Dinas Pendidikan misalnya, mewaibkan setiap siswa untuk belajar di luar yakni dengan mengunjungi museum-museum di Yogyakata, tak terkecuali Museum History of Java.
Hal tersebut selain berdampak baik bagi pembelajaran siswa mengenal budaya tanah air juga sekaligus memberdayakan kelangsungan museum.(mam)
Baca juga: Jemaat Misa Natal di Gereja Dibatasi 50 Persen Cegah Penularan Covid-19 di Kudus
Baca juga: Seberangi Laut 4,5 KM Pakai Jet Ski Demi Kunjungi Pacar, Pria Ini Ditangkap Polisi
Baca juga: Topeng Wajah Asli Laris di Jepang Nyaris Tak Bisa Dibedakan
Baca juga: Wali Kota Solo Larang Perayaan Natal 2020: yang Diperbolehkan hanya Ibadah Natal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pengelola-museum-history-of-java-jogja-tengah-memberikan-pema.jpg)