Berita Rembang
Kasus Dugaan Selingkuh Kades Sumbergayam Rembang dan Istri Orang Berakhir Damai
Kasus dugaan perselingkuhan Kades Sumbergayam Kabupaten Rembang berakhir damai, Senin (1/2/2021).
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, REMBANG - Kasus dugaan perselingkuhan Kades Sumbergayam Kabupaten Rembang berakhir damai, Senin (1/2/2021).
Proses mediasi ditengahi Polsek Kragan.
• Maling Motor Karyawan JNE Tegal 4 Bulan Sembunyi di Yogyakarta, Namanya Edi Setia, Orang Lampung
• Kudus Siap Dukung Rencana Ganjar 2 Hari di Rumah Saja, Hartopo: Saya Pilih Saat Buruh Pabrik Libur
• 13 Warga Desa Margamulya Tegal Terinfeksi Chikungunya Klinis, Gejala Demam Nyeri Sendi Muntah
• Anak-anak Balapan Motor Liar Nangis Dijemput Orangtua di Banjarnegara, Minta Ampun dan Janji
Kades itu berinisial MR.
Dia dilabrak sekelompok pria ketika menaiki mobil Avanza merah marun dengan seorang perempuan.
Kaca mobilnya dihancurkan.
Ternyata orang-orang yang mencegat itu keluarga dari perempuan yang diduga selingkuhan kades.
Narasi yang beredar, MR berselingkuh dengan perempuan yang merupakan istri orang lain.
Kapolsek Kragan Iptu Wijaya mengatakan, pihaknya berhasil memediasi pihak-pihak yang berseteru untuk berdamai.
Adapun pihakya melakukan pemeriksaan pada orang-orang yang terlibat sejak Sabtu malam hingga Minggu kemarin (30-31/1/2021).
“Kades merasa jadi korban karena mobilnya dirusak.
Sementara massa yang mencegatnya juga merasa menjadi korban karena tindakan tidak menyenangkan yang dilakukan Kades.
Namun, setelah mediasi, semua pihak berdamai.
Kami buat kesepakatan,” ujar dia ketika dihubungi Tribunjateng.com via WhatsApp, Senin (1/2/2021).
Iptu Wijaya memastikan pemeriksaan kepolisian terkait kasus ini telah selesai karena semua pihak telah berdamai.
“Prinsip kami sudah melakukan pemeriksaan.
Hasil akhirnya berdamai, ya saya tidak menghalangi.
Kalau saling melapor, Kades bisa masuk perbuatan tak menyenangkan.
Disebut selingkuh tidak bisa (dibuktikan) karena di dalam mobil tidak berbuat apa-apa,” jelas dia.
Iptu Wijaya mengatakan, kewenangan pihaknya hanya ada di penyelesaian kasus pengrusakan mobil.
Adapun mengenai kemungkinan adanya sanksi etis bagi kepala desa, ia menyerahkannya pada unsur pemerintah daerah yang berwenang.
“Mekanismenya saya tidak tahu.
Mungkin Camat atau Bupati sudah mengetahui peristiwa ini, silakan (menindaklanjutinya).
Ini kan terkait perbuatan asusila,” tandas dia.
Viral
Video seorang kepala desa di Rembang dilabrak massa viral di media sosial.
Selain melalui pesan berantai di WhatsApp maupun Facebook, video tersebut juga sudah diunggah oleh seseorang di YouTube.
Oknum kepala desa ini dicegat oleh sekelompok pria saat tengah mengendarai mobil Avanza merah marun bersama seorang perempuan berbaju kuning.
Hampir seluruh kaca mobil hancur dirusak oleh sekelompok orang yang mencegatnya.
Narasi yang beredar, oknum kepala desa itu berselingkuh dengan perempuan yang merupakan istri orang lain.
Mereka terpergok berduaan di dalam mobil.
Dalam video yang beredar, tampak oknum kepala desa berkaus abu-abu duduk di kursi kemudi.
Di sampingnya duduk perempuan berbaju kuning dan berjilbab kuning-hitam.
Si kepala desa tampak dicecar pertanyaan oleh seorang pria berkaus putih.
Pria berkaus putih ini juga tampak membanting ponsel milik perempuan berbaju kuning hingga hancur.
Si kepala desa diminta untuk turun dari mobil, namun tidak menurut.
Kemudian, tampak seorang pria berkemeja biru menamparnya karena geram.
Konfirmasi
Ketika dimintai keterangan, Kapolsek Kragan AKP Wijaya mengatakan bahwa kejadian tersebut berlangsung kemarin, Sabtu (30/1/2021).
Adapun sosok pria di dalam mobil yang dilabrak warga ialah Kepala Desa Sumbergayam Kecamatan Kragan, Moh Rosid.
"Kejadian kemarin, di Jalan Dukuh Telas, Desa Sumurtawang, Kragan.
Kasus ini sekarang ditangani Polsek Kragan, karena insiden terjadi di jalan umum," terang dia, Minggu (31/1/2021).
AKP Wijaya menjelaskan, baik si kepala desa, perempuan yang terpergok bersamanya, maupun pihak keluarga dimintai keterangan dalam proses penyelidikan.
Adapun mobil Avanza yang dikendarai si kepala desa kini diamankan di Mapolsek Kragan.
"Sebenarnya pemeriksaan sudah sejak semalam, namun tidak sampai waktunya.
Penasihat hukum keluarga meminta agar pemeriksaan dilanjutkan besok, artinya hari ini," tutur dia.
AKP Wijaya menjelaskan, pihaknya akan mengupayakan proses mediasi terlebih dahulu.
(mzk)
• Stok Darah PMI Kota Semarang Hari Ini Senin 1 Februari 2021, Dua Komponen Menipis
• Pegadaian Ajak Masyarakat Nabung Emas Sambil Berdonasi
• Viral Anggota DPR RI Sebut NTT Tidak Ada yang Istimewa, Hanya Komodo Saja
• Chord Kunci Gitar Malam Terakhir Via Vallen ft Cevra Papinka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mobil-avanza-merah-marun-milik-rosid-bersama-istri-orang-selingkuhannya.jpg)