Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Senator AS dari Partai Republik Liz Cheney Ungkap Alasan Dukung Pemakzulan Donald Trump

Anggota Kongres dari Partai Republik Liz Cheney menggandakan suaranya untuk mendakwa Donald Trump.

Editor: m nur huda
AP
Anggota Kongres AS dari Partai Republik Liz Cheney 

TRIBUNJATENG.COM, WASHINGTON - Anggota Kongres dari Partai Republik Liz Cheney menggandakan suaranya untuk mendakwa Donald Trump.

Dia mengatakan kepada Fox News pada Rabu (9/2/2021), partainya seharusnya tidak merangkul mantan presiden setelah menghasut pemberontakan di US Capitol pada 6 Januari 2021.

"Kami adalah partai Lincoln. Kami bukan partai QAnon atau antisemitisme atau penyangkal Holocaust, atau supremasi kulit putih atau teori konspirasi. Ini bukan siapa kami," kata Cheney.

Demokrat Dorong Pemilu Tetap Digelar 2022 & 2023, Pemilu 2024 Disebut Kemunduran Demokrasi

Kecelakaan Maut Nurhaida Seorang PNS Tewas Ditabrak Truk yang Rem Blong

KSPI Surati Jokowi, Minta Bantuan Subsidi Upah Dilanjutkan

Muhammadiyah Umumkan Hasil Hisab 1 Ramadan 20 Juli, Lebaran Idul Fitri 13 Mei 2021

Kami percaya pada prinsip konservatif dan nilai-nilai konservatif, dan kami percaya pada Konstitusi," katanya, dua hari sebelum sidang pemakzulan dimulai di Senat.

Cheney dikecam oleh partainya sendiri selama akhir pekan dengan pemungutan suara 56-8 karena menjadi salah satu dari 10 anggota DPR dari Partai Republik yang memilih mendakwa Trump.

Senator Republik Gabung Demokrat Sepakat Digelarnya Sidang Pemakzulan Donald Trump

Atas hasutan untuk memberontak setelah penyerbuan Capitol oleh seorang pro- Massa Trump ketika Kongres mengesahkan kemenangan elektoral Joe Biden.

Resolusi kecaman dari Wyoming menyatakan akan berhenti mengumpulkan uang untuknya di masa depan, dan meminta agar dia mengembalikan sumbangan apapun.

Donald Trump melambaikan tangan saat dia menaiki Marine One di Gedung Putih di Washington, DC, pada 20 Januari 2021.
Donald Trump melambaikan tangan saat dia menaiki Marine One di Gedung Putih di Washington, DC, pada 20 Januari 2021. (MANDEL NGAN / AFP)

Berdasarkan wawancara dengan Chris Wallace dari Fox, Cheney tidak mundur dari penentangannya terhadap mantan presiden.

Bahkan ketika Ketua Partai Republik Kevin McCarthy bergegas dalam beberapa pekan terakhir untuk memperbaiki hubungan dengannya.

Cheney secara terbuka mempertanyakan apakah tweet Trump yang menyangkal Wakil Presiden Mike Pence selama kerusuhan Capitol adalah upaya terencana untuk memprovokasi kekerasan.

Dia meminta Trump dapat bertanggung jawab atas hukuman pidana.

"Banyak pertanyaan yang harus dijawab, dan akan banyak investigasi kriminal yang melihat ke segala aspek," ujarnya.

"Rakyat Amerika telah dibohongi," kata anggota kongres itu.

"Kami perlu memastikan bahwa kami sebagai Republikan adalah partai kebenaran dan kami jujur ?? katanya,

"Sidang pemakzulan Senat akan dimulai yang dihadapi Trump," ujarnya

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved