Pelantikan Kepala Daerah
Ada Kepala Daerah yang Dilantik Sembari Diborgol dan Kenakan Rompi KPK, Begini Kisahnya
Berbagai kisah menarik terjadi dalam proses pelantikan kepala daerah di Indonesia.
TRIBUNJATENG.COM - Berbagai kisah menarik terjadi dalam proses pelantikan kepala daerah di Indonesia.
Salah satu yang menonjol adalah adanya wakil bupati yang dilantik sembari mengenakan borgol dan rompi KPK.
Di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, wakil bupati harus lebih dulu keluar dari rumah tahanan (rutan) dengan tangan diborgol, sebelum pelantikan.
Sedangkan di Trenggalek, Jawa Timur, bupati yang baru saja dilantik langsung mengunjungi SMAnya untuk memberikan hadiah ponsel ke penjaga parkir.
Baca juga: Spesial Pelantikan Bupati dan Wabup Kendal Dihadiri Ustadz Maulana, Diundang Khusus Chacha Frederica
Baca juga: Afif Bupati Wonosobo Maknai Pelantikan Bukan Sekadar Seremonial
Baca juga: Tim Harimau Polres Wonogiri Sterilisasi Tamu Undangan Pelantikan Bupati
Berikut kisah-kisah pelantikan kepala daerah di Indonesia:
1. Diantar dengan kereta kencana
Setelah dilantik oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati dan Wakil Bupati Kendal, Dico M Ganinduto dan Windu Suko Basuki menuju ke Pendopo Kabupaten Kendal.
Bukan dengan mobil dinas atau kendaraan biasa, mereka diantar dengan menggunakan kereta kencana.
Tak hanya itu pasangan pemimpin Kendal tersebut juga dikawal oleh Pasukan Bahurekso.
Setibanya di Pendopo Kendal, Bupati Dico yang merupakan suami dari artis Chacha Frederica itu mengucapkan terima kasih pada warganya.
Ia berjanji akan berupaya menyejahterakan rakyat dengan program-programnya.
"Kami akan fokus ke industri dan pariwisata," kata dia.
2. Gibran langsung blusukan ke pasar setelah dilantik
Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka resmi dilantik menjadi wali kota Solo, Jumat (26/2/2021).
Setelah pelantikan, Gibran langsung "blusukan" ke Pasar Gede Solo.