Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Makin Tak Kondusif, Vietnam & Thailand Segera Pulangkan Warganya dari Myanmar Mulai 11 Maret

Thailand dan Vietnam, telah menyiapkan rencana pemulangan warganya dari Myanmar yang kini dikuasai junta militer.

Editor: m nur huda
ANTARA/REUTERS/STRINGER
Warga mengikuti aksi protes menolak kudeta militer di Yangon, Myanmar, Selasa (2/3/2021). Gambar diambil dari balik jendela. ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/WSJ/djo. 

TRIBUNJATENG.COM, BANGKOK - Situasi yang tak kondusif di Myanmar membuat sejumlah negara mengkhawatirkan nasib warganya. Beberapa di antaranya telah menyiapkan skenario pemulangan ke negara asal.

Semisal Thailand dan Vietnam, telah menyiapkan rencana pemulangan warganya dari Myanmar yang kini dikuasai junta militer.

Rencana ini dibuat menyusul eskalasi kekerasan yang menewaskan 38 orang pada Rabu (3/3/2021), ketika pasukan keamanan melepaskan tembakan ke arah pengunjuk rasa.

Baca juga: Mengaku Sebagai Sahabat, Myanmar Minta India Serahkan 8 Polisi yang Kabur & Minta Suaka

Baca juga: Viral Video Polisi Myanmar Menyiksa Petugas Medis dengan Senjata & Ditendang, Ambulans Ditembak

Baca juga: Lebih dari 600 Polisi Myanmar Membelot Gabung Rakyat Lawan Junta Militer  

Baca juga: Tentara dan Polisi Myanmar Tebar Ancaman Pembunuhan Bagi Pengunjuk Rasa Lewat TikTok

“Pemerintah Thailand telah mengatur dua penerbangan charter pada 12 dan 16 Maret untuk membawa pulang warganya,” menurut pengumuman Kedutaan Besar Kerajaan Thailand di Yangon dalam halaman halaman Facebook resminya pada Jumat (5/3/2021) melansir Bernama.

Negara-negara lain juga mempersiapkan penerbangan repatriasi untuk membawa pulang warganya dari negara yang dilanda protes tersebut.

Vietnam juga telah mengatur dua penerbangan charter pada 11 Maret untuk membawa pulang 390 warganya dari Myanmar.

Media Vietnam merinci, kedua penerbangan akan dioperasikan oleh maskapai penerbangan nasional Vietnam Airlines.

Penerbangan akan meninggalkan Bandara Internasional Noi Bai di Hanoi pada Kamis pagi dan menuju ke Yangon di mana 390 warga Vietnam sedang menunggu pemulangan, menurut sumber yang dekat dengan surat kabar Tuoi Tre.

Penerbangan pertama meninggalkan Hanoi pada 09:00 untuk menjemput 195 warga Vietnam di Yangon.

Rombongan diperkirakan mendarat di kota Da Nang di Vietnam pada pukul 15:10 di hari yang sama.

Penerbangan kedua meninggalkan Hanoi pada 10:00 dan diperkirakan akan mendarat di Kota Da Nang dengan tambahan 195 warga Vietnam pada 16:10 waktu setempat.

Kedutaan Besar Vietnam di Myanmar pada Rabu mengumumkan telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan otoritas terkait lainnya untuk mengatur penerbangan repatriasi.

Ruang di atas dua penerbangan terbatas pada warga Vietnam yang menghadapi keadaan yang sangat sulit dan mendesak di Myanmar.

Baca juga: 1 Demonstran Lagi Tewas Tertembak di Leher, Polisi Myanmar Lanjutkan Kebrutalan

Perwakilan dari Vietnam Airlines menyatakan tindakan pencegahan dan pengendalian Covid-19 yang ketat akan diambil dalam penerbangan.

Penumpang sebelumnya diharuskan mengisi pernyataan kesehatan secara online dan mengenakan masker wajah serta pakaian pelindung selama proses repatriasi.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved