UU Cipta Kerja

Lewat Turunan UU Cipta Kerja, Jokowi Buat Aturan Limbah Batu Bara Tidak Masuk Golongan Berbahaya

Presiden Joko Widodo mengeluarkan limbah batu bara dari kategori limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Editor: rival al manaf
Sekretariat Presiden
Keterangan pers Presiden Joko Widodo. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengeluarkan limbah batu bara dari kategori limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Ketentuan itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

 PP Nomor 22 Tahun 2021 merupakan aturan turunan dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Baca juga: Hasil Manchester United vs AC Milan, Kjaer Cetak Gol Injury Time Leg 1 Europa League

Baca juga: Kunjungan Kerja di Jateng, Jokowi Ajak Ulama dan Tokoh Lintas Agama di Daerah Lain untuk Vaksinasi

Baca juga: Rusman Lari saat Lumpur Sudah Setinggi Leher hingga Selamat dari Longsor Tambang Batu Bara

Baca juga: Tongkang Batu Bara Terdampar di Pantai Pulau Kodok Tegal, Diduga Terdorong Angin Kencang

Baca juga: Balasan Menohok Mahfud MD saat Amien Rais Protes ke Jokowi soal Penembakan 6 Laskar FPI

Berdasarkan lampiran 14 PP Nomor 22 Tahun 2021 disebutkan, jenis limbah batu bara yang dihapus dari kategori limbah non B3 adalah fly ash dan bottom ash.

Dengan catatan, dua jenis limbah itu bersumber dari proses pembakaran batu bara pada fasilitas pembangkitan listrik tenaga uap PLTU atau dari kegiatan lain yang menggunakan teknologi selain stocker boiler dan/atau tungku industri.

Pada bagian penjelasan Pasal 459 huruf C PP 22/2021 diatur fly ash dan bottom ash hasil pembakaran batu bara dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan kegiatan lainnya tak termasuk sebagai limbah B3, tetapi non-B3.

“Pemanfaatan Limbah non-B3 sebagai bahan baku yaitu pemanfaatan Limbah non-B3 khusus seperti fly ash batubara dari kegiatan PLTU dengan teknologi boiler minimal CFB (Ciraiating Fluidized Bed) dimanfaatkan sebagai bahan baku kontruksi pengganti semen pozzolan,” demikian tertulis dalam beleid itu.

Baca juga: Serikat Pekerja Tanggapi Turunan UU Cipta Kerja Jokowi yang Legalkan Pesangon Dibayar Setengah

Baca juga: Heboh Tidak Ada Pesangon saat di PHK di UU Cipta Kerja, Apa Itu Unemployment Benefit?

Baca juga: Ditjen Pajak Pastikan Dampak Positif UU Cipta Kerja Pacu Dunia Usaha

Baca juga: Pejabat Salah Ketik UU Cipta Kerja Dihukum Sanksi Disiplin

Padahal sebelumnya, pada Pasal 54 Ayat 1 Huruf a PP Nomor 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan beracun disebutkan bahwa fly ash dari pembakaran batu bara pada kegiatan PLTU masuk kategori limbah B3.

"Contoh Pemanfaatan Limbah B3 sebagai substitusi bahan baku antara lain Pemanfaatan Limbah B3 fly ash dari proses pembakaran batu bara pada kegiatan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang dimanfaatkan sebagai substitusi bahan baku alumina silika pada industri semen," demikian jelas beleid tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul Presiden Jokowi limbah batu bara dari golongan berbahaya

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved