Berita Pemalang
Soal Kabar Jalan Ditembok karena Kalah Pilkades di Pemalang, Andrianto Tuntut Permintaan Maaf
Andrianto meminta keluarga Suharto yang sudah memberi keterangan ke media untuk meminta maaf, dan melakukan publikasi atas kabar jalan ditembok itu
Penulis: budi susanto | Editor: m nur huda
"Namun karena merasa dirugikan lewat pemberitaan, ia menuntut tanah selebar 1 meter dan panjang 25 meter untuk tambahan jalan dibayar senilai Rp 150 juta," imbuh dia.
Adapun Suharto, Kismanto, Agus, dan Amsori yang merupakan satu keluarga besar diminta menyampaikan maaf melalui media atas keterangan yang tidak benar.
"Ke depan, kami masih akan melakukan mediasi untuk mencari solusi permasalahan keluarga Suhendro dan keluarga besar Suharto itu.
Tuntutan keluraga Suhendro agar yang bersangkutan meminta maaf dan melakukan publikasi ke media yang memberitakan, juga membayar tanah yang awalnya akan diberikan cuma-cuma untuk jalan.
Tuntutan itu belum bisa dipenuhi keluarga Suharto.
Mereka juga masih menawar tanah itu Rp 16 juta dari yang dikehendaki Rp 150 juta," tandasnya. (*)
Baca juga: Ke Semarang, Sandi Beri Pantun ke Taj Yasin & Hendi, Singgung Karimunjawa
Baca juga: Warga Desa di Kabupaten Tegal ini Kompak Sediakan Tempat Cuci Tangan Saat Pandemi Covid-19
Baca juga: Wartawan Pati Disuntik Vaksin Tahap Kedua, Beni Dewa Merasa Lega
Baca juga: Polisi Tilang Mobil Sport Ugal-ugalan di Jalan Tol Dikawal Dishub