Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

5 Penumpang Tewas dalam Tabrakan Kapal Feri di Bangladesh

Minggu (4/4/2021), sebuah kapal feri kecil dengan 50 penumpang bertabrakan dengan kapal lain di Sungai Shitalakhsya, Bangladesh.

Kompas.com/Istimewa
Orang-orang berdesakan di kapal feri untuk melakukan perjalanan pulang ke rumah mereka di Dhaka pada 4 April 2021 karena pemerintah akan memberlakukan lockdown mulai 5 April sebagai tindakan pencegahan terhadap virus corona.(AFP PHOTO/MUNIR UZ ZAMAN) 

TRIBUNJATENG.COM, DHAKA – Minggu (4/4/2021), sebuah kapal feri kecil dengan 50 penumpang bertabrakan dengan kapal lain di Sungai Shitalakhsya, Bangladesh.

Kecelakaan mengakibatkan kapal feri tersebut tenggelam.

Sebanyak lima orang dilaporkan tewas, sebagaimana dilansir AFP.

Baca juga: Aktivitas Bisnis IKM Tekstil Tergerus Impor Pakaian Jadi

Baca juga: Banyak Kader Partai Demokrat Terpapar Kubu Moeldoko, AHY di Semarang: Yang Jahat Itu Mereka

Baca juga: Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Sampangan Semarang, Warga Sekitar Pilih Bungkam

Baca juga: Gelar Sayembara, Khairudin Siapkan Rp 75 Juta bagi Orang yang Temukan Istrinya

Kapal itu tenggelam sekitar pukul 18.00 waktu setempt setelah bertolak dari pusat kota industri Narayanganj menuju distrik Munshiganj.

Seorang inspektur polisi setempat mengatakan, feri itu dipenuh dengan penumpang yang bergegas meninggalkan Narayanganj.

Mereka berbondong-bondong meninggalkan Narayanganj setelah pemerintah mengumumkan penerapan lockdown di seluruh negeri selama tujuh hari mulai Senin (5/4/2021).

"Korban tewas (sebanyak) lima (orang)," kata administrator pemerintah Narayanganj, Shukla Sarker.

Dia menambahkan, para penyelam dari pemadam kebakaran memimpin upaya pencarian korban.

Sarker mengatakan, 11 orang yang selamat berhasil ditarik dari air dan penumpang lain mungkin telah berenang ke tempat yang aman di sisi lain sungai.

"Jadi kami tidak tahu berapa banyak orang yang hilang," kata Sarker kepada AFP.

Kepala polisi setempat Dipak Saha menuturkan, upaya penyelamatan terhambat oleh badai kuat yang terjadi setelah kecelakaan itu.

Di bawah lockdown, semua layanan perjalanan domestik termasuk bus, kapal feri, kereta api, dan penerbangan akan ditangguhkan mulai Senin.

Toko dan mal akan tutup selama sepekan dan jam malam diberlakukan.

Bisnis sektor publik dan swasta hanya diperbolehkan untuk memasukkan pekerja yang sangat inti di kantor mereka.

Melansir AFP, kecelakaan kapal feri kerap terjadi di Bangladesh, negara delta yang dilintasi oleh ratusan sungai.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved