Breaking News:

Berita Internasional

Junta Militer Myanmar Keluarkan Perintah Penangkapan 40 Selebriti yang Dukung Gerakan Antikudeta

Junta militer Myanmar mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk hampir 40 selebriti yang menentang aturannya dan mendukung gerakan antikudeta.

Lillian SUWANRUMPHA / AFP
Para migran Myanmar memegang potret Aung San Suu Kyi saat mereka melakukan demonstrasi di luar Kantor Kedutaan Myanmar di Bangkok, Thailand pada 1 Februari 2021. Itu terjadi setelah militer Myanmar menahan Aung San Suu Kyi dan presiden negara itu dalam sebuah kudeta. 

CNN juga ingin para tahanan bisa segera dibebaskan dengan aman.

"Kami mendesak pihak berwenang untuk informasi tentang ini, dan untuk pembebasan yang aman dari setiap tahanan," kata juru bicara CNN.

Lebih lanjut, AAPP mengatakan jumlah korban tewas akibat kekejaman junta telah meningkat menjadi 557 orang pada Sabtu (3/4/2021) malam.

Untuk mengenang korban tewas, demonstran antikudeta menyalakan lilin pada malam hari di jalanan.

Selain itu, dalam rangka memperingati Paskah, umat Kristen setempat menuliskan pesan protes di telur Paskah, Minggu (4/4/2021).

Foto-foto yang beredar di media sosial memperlihatkan tulisan di telur Paskah, di antaranya 'Kita harus menang', 'Revolusi Musim Semi'.

Ada pula tulisan 'Keluar MAH', MAH dalam hal ini mengacu pada pemimpin junta, yaitu Min Aung Hlaing.

AAPP mengatakan, demonstran di seluruh Myanmar akan terus menyerukan aksi protes untuk mengakhiri kediktatoran junta.

Demonstran juga menginginkan pemulihan demokrasi dan hak asasi manusia.

"Orang-orang di seluruh Burma terus menyerang untuk mengakhiri kediktatoran, untuk demokrasi dan hak asasi manusia," kata perwakilan kelompok itu.

Halaman
123
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved