Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Perploncoan Brutal Militer Prancis Terungkap, Pilot Pesawat Tempur Diikat di Tiang Sasaran Tembak

Korban terikat, seolah dijadikan sasaran target tembak, dengan suara jet melengking di atas kepalanya.

Kompas.com/Istimewa
Tangkap layar Pilot pesawat tempur Prancis terikat, dalam video yang merupakan bagian dari tradisi perpeloncoan yang brutal dari pilot-pilot Angkatan Udara Prancis. (REUTERS via DAILY MAIL) 

Frederic Berna, pengacara pilot baru yang jadi korban, mengatakan perpeloncoan tersebut diatur dan dilakukan oleh anggota dinas lainnya, yang merekam kejadian itu.

 
Gambar dan video tersebut kemudian dibagikan di WhatsApp, sebelum diteruskan ke korban.

Berna mengatakan pilot awalnya diam tentang apa yang telah terjadi.

Dia menyangkal atas apa yang terjadi karena tidak ingin menantang otoritas militer.

Korban akhirnya membahas masalah ini dengan seniornya pada akhir 2020.

Dia kemudian memutuskan untuk mengajukan pengaduan pidana, ketika merasa tanggapan militer dinilai tidak memadai.

Kolonel Stephane Spet, juru bicara Angkatan Udara Prancis, mengatakan masalah itu pertama kali diajukan ke pihak militer pada Januari tahun ini, dan mereka yang terlibat dihukum.

Spet mengatakan beberapa dari mereka yang terlibat dibatasi di barak.

Hukuman itu artinya prajurit militer akan ditempatkan di isolasi, dan dilarang dari semua kegiatan militer kecuali saat bekerja.

Mereka juga memakai semacam simbol, untuk menimbulkan rasa malu.

Tapi hukumannya biasanya non-yudisial, artinya hukuman itu tidak akan muncul sebagai bagian dari catatan hukum seorang prajurit.

Spet menolak mengatakan berapa banyak orang yang dihukum dengan cara ini, atau berapa lama hukuman mereka berlangsung.

Militer Prancis menurutnya telah memerintahkan penyelidikan.

Spet menambahkan bahwa video insiden tersebut memberikan 'kesan menyesatkan,' bahwa pilot dalam bahaya akibat tembakan amunisi langsung.

Suara tembakan dalam video kata dia sebenarnya berasal dari jarak yang berdekatan. Jarak terdekat yang terdengar oleh pilot yang terikat disebut setengah mil jauhnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved