Berita Internasional
Perploncoan Brutal Militer Prancis Terungkap, Pilot Pesawat Tempur Diikat di Tiang Sasaran Tembak
Korban terikat, seolah dijadikan sasaran target tembak, dengan suara jet melengking di atas kepalanya.
“Pilot yang bertanggung jawab atas ‘pementasan’ ini dihukum berat pada April 2021. Pembatasan di barak adalah salah satu ukurannya (hukuman berat),'' kata Spet.
Pengacara korban mengatakan baik dia maupun kliennya tidak memiliki pengetahuan tentang hukuman yang dijatuhkan pada personel angkatan udara Prancis atas insiden tersebut.
Dalam pernyataan terpisah, Angkatan Udara Perancis mengatakan pihaknya mengutuk tindakan apa pun yang membahayakan kesejahteraan fisik atau mental personilnya.
Mereka juga menyatakan akan bekerja sama dengan penyelidikan kriminal apa pun.
Keluhan itu diajukan ke kantor kejaksaan negara bagian di kota Marseille pada 5 Mei, menurut Berna.
Pengacara tersebut mengaku kliennya masih di angkatan udara dan bertugas sebagai pilot, tetapi tidak lagi menjadi pilot tempur. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terungkap Tradisi Perpeloncoan Brutal Militer Perancis, Pilot Tempur Diikat dengan Penutup di Tiang Sasaran Tembak"
Baca juga: Hasil Serie A Sassuolo Vs Juventus, Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala Cetak Rekor
Baca juga: Ledakan Petasan Tewaskan 3 Orang di Kebumen: Saya Tak Bisa Mengenali Wajah Anak Saya
Baca juga: Hasil Premier League Chelsea Vs Arsenal, Emile Smith Rowe Bawa The Gunners Menangi Derbi London
Baca juga: Siswi SMK Buang Bayi di Selokan, Aborsi Sendiri dengan Obat Rp 2 Juta yang Dibeli secara Online
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pilot-pesawat-tempur-prancis-terikat.jpg)