Berita Viral
Rawan Himpun Kerumunan, Polda Metro Jaya Imbau McDonald's Hapus Sementara Menu BTS Meal
Adanya kerumunan antrean pembelian paket menu BTS meal di berbagai outlet McDonald's, manajemen gerai itu dituntut untuk membenahi sistem pemesanan.
Penulis: - | Editor: moh anhar
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Adanya kerumunan antrean pembelian paket menu BTS meal di berbagai outlet McDonald's, membuat manajemen gerai waralaba itu dituntut untuk mampu membenahi sistem pemesanan.
Meski konsumen membeli paket menu olahan ayam goreng yang berkolaborasi dengan K-Pop idol asal Korea Selatan, BTS, itu membeli secara online, antrean ini dilakukan oleh driver ojek online.
Di banyak tempat, jumlah antrean ini bisa puluhan orang di satu titik.
"Kami sudah menyampaikan kepada manajemen untuk coba sistemnya diperbahurui lagi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Kamis (10/6/2021).
Baca juga: Kisah Cinta Kakak Beradik hingga Hasilkan Bayi Hubungan Sedarah, Kini Mereka Jadi Tersangka
Baca juga: Ayah dan Anak Kerjasama Bunuh Kerabatnya yang Punya Sengketa Tanah dengan Mereka
Baca juga: Setelah Bicara Kapan Ikatan Cinta Tamat, Tiba-tiba Amanda Manopo Pamit pada Instagram dan Twitter
Baca juga: Ini 5 Fitur TikTok yang Tak Bisa Diakses Pengguna Berusia di Bawah 16 Tahun
Sebagai upaya pencegahan kerumunan terjadi kembali, Polda Metro Jaya menyarankan kepada manajemen McDonald's untuk melakukan perbaikan sistem pemesanan usai heboh para driver ojek daring berkerumun gegara promo menu baru BTS meal.
Hal tersebut dikatakan Yusri dan disambut oleh manajemen McDonald's untuk memperbaiki sistem agar tak terjadi lagi peristiwa kemarin
"Bahkan kita mengusulkan kemarin aplikasi BTS meal itu dihilangkan dulu. Jangan sampai terjadi kerumunan sepeti ini," katanya.
"Mereka berjanji akan memperbaiki bagaimana mekanisme jangan sampai kerumunan seperti ini. Jelas," pungkas Yusri.
Sebagai informasi, promo BTS Meal yang dikeluarkan oleh McDonald's termasuk di Indonesia berdampak pada munculnya kerumunan di sejumlah outlet McDonald's yang ada di Indonesia.
sejumlah gerai McDonald's di wilayah DKI Jakarta mendapat sanksi karena menimbulkan kerumunan besar di tengah pandemi Covid-19 akibat BTS Meal.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dibantu Satpol PP, TNI, Polri, dan Satgas, melakukan penyegelan terhadap sejumlah gerai McDonald's di ibu kota.
Baca juga: Wahyu Agung Grup Resmi Akuisisi 30 Persen Saham PSIS, Owner Ungkap Rasa Cintanya pada Mahes Jenar
Baca juga: Ucapan Sisca Kohl Borong BTS Meal Bikin Netizen Menangis: Aku Beli Tidak Banyak
Baca juga: Lucinta Luna Trending Twitter, Ada Apa?
Baca juga: Ayah dan Anak Kerjasama Bunuh Kerabatnya yang Punya Sengketa Tanah dengan Mereka
Total, Pemprov DKI Jakarta memberikan sanksi pada 32 gerai McDonald's.
20 gerai di antaranya ditutup sementara dan 12 lainnya mendapat sanksi teguran tertulis.
Selain di Jakarta, penutupan gerai McDonald's akibat kerumunan BTS meal juga terjadi di sejumlah daerah lain. Di antaranya, Medan, Makassar, Solo, Jogja, Bandung dan berbagai daerah lainnya.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah gerai McDonald's di berbagai wilayah di Indonesia menutup sementara layanan pemesanannya.
Hal itu lantaran animo masyarakat yang besar untuk membeli menu kolaborasi McDonald's dengan boyband asal Korea Selatan, BTS bernama BTS Meal.
Tutupnya gerai McDonald's ini membuat sejumlah fans BTS atau ARMY ikut buka suara.
Satu di antara ARMY bernama Feby mengaku kecewa dengan penutupan gerai McDonald's ini.
Kendati demikian, Feby memaklumi penutupan tersebut demi mencegah kerumunan massa di masa pandemi ini.
"Agak kecewa karena kawan-kawan yang lain mungkin belum sempet beli."
Baca juga: Bawaslu Kota Semarang Ajak Perempuan di Bululor Aktif dalam Pengawasan Partisipatif
Baca juga: 93 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19 Masuk Klaster Takziah, 600 Bungkus Nasi Disiapkan Tiap Hari
Baca juga: Video Miniatur KRI Nanggala-402 Kreasi Warga Grobogan untuk Panglima TNI
"Tapi kalau di hold untuk mencegah kerumunan tidak masalah," kata Feby dalam wawancara bersama tvOne, Kamis (10/6/2021).
Terlebih, menurut Feby, kerumunan yang ditimbulkan ini bukan sesuatu yang diharapkan dari para ARMY dan gerai McDonald's sendiri.
"Kalau untuk kerumunan yang terjadi, sudah pasti itu bukan sesuatu yang diharapkan dari fandom kita sendiri atau dari gerai MCD," ungkapnya.
Di sisi lain, Sosiolog dari Universitas Gajah Mada (UGM), Bayu Yulianto ikut menanggapi fenomena kerumunan massa akibat antrean BTS Meal ini.
Bayu pun menyayangkan kerumunan massa akibat antrean BTS Meal ini tidak diantisipasi.
Menurut Bayu, seharusnya pihak pengelola McDonald's bisa memikirkan solusi untuk mencegah kerumunan ini.
Pasalnya, setelah nantinya gerai McDonald's dibuka kembali, ia menduga hal yang sama akan kembali terjadi.
"Buat saya ini pertanyaan kenapa sampai tidak bisa mengantisipasi itu."
Baca juga: Peruntungan Shio Besok Jumat 11 Juni 2021
Baca juga: Setelah Bicara Kapan Ikatan Cinta Tamat, Tiba-tiba Amanda Manopo Pamit pada Instagram dan Twitter
Baca juga: Balas Dendam RD pada Bos yang Perkosa Istrinya 2 Kali hingga Mau Bunuh Diri, Korban Tewas Mengerikan
"Karena setelah 3 hari (ditutup, red) maka akan membludak lagi, lalu bagaimana solusinya, itu yang harus dipikirkan juga oleh gerai cepat saji itu."
"Sehingga bukan hanya keuntungan yang mereka pikirkan tapi resiko yang dialami saudara kita yang lain," ungkap Bayu.
Sejumlah Gerai McDonad's Ditutup Sementara
Pengunjung di sejumlah gerai restoran McDonald's membludak imbas pesanan menu baru BTS Meal.
Menanggapi hal ini, pihak McDonald's Indonesia memberikan penjelasan mengenai tutupnya sejumlah gerai khususnya di Jakarta.
"Kami sangat berterima kasih atas antusias masyarakat yang sangat besar akan BTS Meal. Keselamatan dan keamanan konsumen dan pelanggan adalah prioritas McDonalds Indonesia," kata Sutji Lantyka, Associate Director of Communication saat dihubungi Tribunnews, Rabu (9/6/2021).
"Untuk mengantisipasi antrian drive thru dan pembelian delivery saat ini kami memberlakukan buka tutup order pada platform pemesanan, dan terus menghimbau seluruh pihak untuk menjaga dan mentaati protokol kesehatan sesuai aturan," imbuhnya.
Kendati demikian, Sutji menjelaskan bahwa BTS Meal tidak hanya tersedia hari ini, dan bisa dibeli hari berikutnya.
Sutji juga menyampaikan bagi penggemar BTS (ARMY) dan konsumen lainnya untuk tidak khawatir akan kehabisan produk.
Baca juga: ML Gadis 13 Tahun Disiksa di Luar Batas Kemanusiaan Sebelum Dikubur Hidup-hidup, Penyebab Terungkap
Baca juga: Pemkab Kudus akan Evaluasi SOP Pemberangkatan Warga Positif ke Asrama Haji Donohudan
Baca juga: Dosen di Semarang Ditemukan Meninggal Dunia di Halaman Rumah, Alami Luka Parah di Kepala
"Kamipun ingin menginformasikan kembali bahwa BTS Meal bukan hanya tersedia hari ini saja, jadi kepada seluruh pelanggan tidak perlu khawatir akan kehabisan produk ini," jelasnya.
Dikutip dari Kompas.com, berikut daftar McDonald's di Jakarta yang mendapat teguran dan ditutup sementara selama 1x24 jam sejak Rabu (9/6/2021):
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dibantu Satpol PP, TNI, Polri, dan Satgas, melakukan penyegelan terhadap sejumlah gerai McDonald's di ibu kota.
Total, Pemprov DKI Jakarta memberikan sanksi pada 32 gerai McDonald's.
Dua puluh di antaranya ditutup sementara dan 12 lainnya mendapat sanksi teguran tertulis. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polda Metro Sarankan McDonald's Hilangkan Sementara Menu BTS Meal,
Gerai McD Tutup karena Antrean BTS Meal, Fans: Agak Kecewa, tapi untuk Cegah Kerumunan Tidak Masalah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/petugas-kepolisian-segel-mcdonalds-stasiun-gambir.jpg)