Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Tekan Mobilitas Warga, 13 Ruas Jalan di Kabupaten Tegal Dilakukan Penyekatan

13 ruas jalan di Kota Slawi dan perbatasan Kota Tegal disekat untuk menekan pergerakan warga.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: moh anhar
Humas Pemkab Tegal
Bupati Tegal Umi Azizah, saat memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan PPKM Darurat bersama Forkopimda Kota dan Kabupaten Tegal di Pendopo Amangkurat, Rabu (7/7/2021) kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Meski berkurang di kisaran angka 17 persen, mobilitas warga Kabupaten Tegal di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat ini dinilai oleh pemerintah pusat belum menunjukkan penurunan yang signifikan. 

Oleh sebab itu, sebanyak 13 ruas jalan di Kota Slawi dan perbatasan Kota Tegal disekat untuk menekan pergerakan warga.

Informasi tersebut terungkap saat berlangsung Rapat Evaluasi Pelaksanaan PPKM Darurat bersama Forkopimda Kota dan Kabupaten Tegal di Pendopo Amangkurat, Rabu (7/7/2021) kemarin. 

Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa’at mengatakan, jika mobilitas kendaraan di Kabupaten Tegal dan Kota Tegal masih tinggi. 

Hal tersebut mendasarkan hasil evaluasi Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan.

Baca juga: Dampak Penutupan Akses Masuk di Tegal, Jalan Perkampungan Malah Dipadati Kendaraan Melintas

Baca juga: Kasus Covid-19 di Wonosobo Meningkat, Pemkab Siapkan Lima Gedung Isolasi Terpusat

Baca juga: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Sambangi Desa di Wonosobo yang Puluhan Warganya Isolasi Mandiri

Dari hasil pengamatan selama dua hari tersebut, Kabupaten Tegal, Kota Tegal dan Kabupaten Pemalang, belum menunjukkan peningkatan penurunan mobilitas warganya yang signifikan. 

Sehingga, untuk menekan mobilitas, Luhut yang juga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) melalui Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol.Ahmad Luthfi menginstruksikan penyekatan sejumlah jalan protokol.

“Kemarin (Selasa 6 Juli 2021) ada video conference yang dipimpin langsung Menko Marves. Akan tetapi, video conference tersebut hanya diikuti jajaran Polri di level empat. Sedangkan kami, di Polres Tegal level tiga. Kemudian, dari rekan-rekan di level empat memberitahu kami kalau Kabupaten Tegal dan Kota Tegal menjadi sorotan Menko Marves karena tidak ada peningkatan penurunan mobilitas yang signifikan,” ungkap Arie, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Kamis (8/7/2021).

Oleh karena itu, pihaknya langsung mengambil tindakan melakukan penyekatan ruas jalan protokol dan wilayah perbatasan Kota Tegal 1 x 24 jam sampai dengan berakhirnya masa PPKM darurat ini. 

Harapannya, dari kebijakan tersebut akan diikuti penurunan mobilitas warga sebagai langkah preventif mencegah penularan Covid-19 dan menurunkan penambahan kasusnya.

Baca juga: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Sambangi Desa di Wonosobo yang Puluhan Warganya Isolasi Mandiri

Baca juga: Bupati Kendal Dico dan Istri Terpapar Covid-19, Kabarkan Kondisi Terkini

Baca juga: Permintaan Tinggi, Apotek di Kudus Kehabisan Stok Antibiotik dan Antivirus

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved