Berita Semarang
Wali Kota Hendi: Babinsa, Bhabinkantibmas, dan Puskemas Tracing Warga yang Kontak Erat Pasien Covid
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan jumlah pasien covid 19 hingga saat ini telah turun hingga 1.800.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Selama perpanjangan PPKM level 4, Pasien Covid 19 di Kota Semarang menurun.
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan jumlah pasien covid 19 hingga saat ini telah turun hingga 1800.
Menurutnya penurunan angka pasien covid 19 belum terlalu signifikan.
Baca juga: Bisa Jadi Contoh, Resepsi Nikah Pakai Prokes Ketat: Makanan Dibungkus, Ada 2 Jalur Lintasan Tamu
Baca juga: Cegah Kematian Pasien Isoman, Gubernur Ganjar Pranowo Minta Satgas Jogo Tonggo Dioptimalkan
"Oleh sebab itu kita harus tetap waspadai baik karantina maupun ketersedian obat. Pekan depan kami akan laksanakan tracing dan vaksinasi di di tingkat kelurahan," ujar pria disapa Hendi usai sambut Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen. Pol. Arief Sulistyanto, dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito meninjau tempat isolasi terpusat Rumah Dinas Walikota Semarang, Minggu (25/7/2021).
Hendi mengatakan hasil pantauannya, bed occupancy rate (BOR) telah turun menjadi 57 persen.
Beberapa rumah sakit yang awalnya Intalasi Gawat Darurat (IGD) penuh, saat ini telah terlihat normal.
"Cuma ada beberapa ICU masih penuh. Tapi sekarang rata-rata rumah sakit sudah mempunyai ketersediaan tempat tidur," tuturnya.
Ia mengatakan tracing kontak erat telah disediakan aplikasi.
Namun yang saat ini difokuskan adalah menggabungkan Babinsa, Bhabinkantibmas, dengan tenaga kesehatan Puskemas untuk melakukan tracing terhadap masyarakat yang sedang melaksanakan isoman maupun pasien positif, dan masyarakat yang kontak erat.
Baca juga: Cek Penanganan Pasien Covid-19, Panglima TNI Kunjungi Warga Isolasi di Asrama Haji Donohudan
Baca juga: Penyuntikan Vaksin Dosis Kedua di Puskesmas Kendal Terancam Mundur, Kadinkes: Vaksin Belum Datang
"Mulai Senin ini kami fokuskan untuk menggabungkan Babinsa, Bhabinkantibmas, dengan tenaga kesehatan Puskemas untuk melakukan tracing terhadap masyarakat yang sedang melaksanakan isoman maupun pasien positif, dan masyarakat yang kontak erat. 15 orang yang ketemu ini harus dilakukan testing," tandasnya. (*)