Berita Banyumas
Dinsospermades Banyumas Jelaskan Dugaan Program BNPT Disunat
Sebanyak empat orang keluarga penerima manfaaf (KPM) program bantuan pangan non-tunai (BPNT) mengadu ke Polresta Banyumas.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Daniel Ari Purnomo
"Mekanismenya, mestinya KPM bisa komplain saja kepada E-Warongnya.
Misal kalau telur pecah atau tidak sesuai minta untuk ditukar, diganti kan bisa," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (30/7/2021).
Sehingga nantinya E-Warong yang akan menyesuaikan dan mencarikan barang yang sesuai keinginan.
"Saya tidak tahu apakah mereka sudah melakukan seperti itu apa memang tidak ada solusi sehingga melaporkan ke pihak berwajib," ungkapnya.
Widarso mengatakan di Banyumas sendiri ada sekitar 700 E-Warong.
Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry mengatakan sampai saat ini masih melakukan penyelidikan.
"Kami sampai saat ini masih melakukan penyelidikan terkait aduan tersebut," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/widarso-banyumas-1.jpg)